• Home
  • Siak
  • Terpopuler Kedua, Istana Siak Raih Anugerah Pesona Indonesia 2017

Terpopuler Kedua, Istana Siak Raih Anugerah Pesona Indonesia 2017

Arif Rahim Minggu, 26 November 2017 19:45 WIB
Istana Siak menjadi deatinasi wisata sejarah terpopuler kedua nasional. Berhak atas Anugerah Pesona Indoneaia Menteri Pariwisata.
SIAK - Bupati Siak Syamsuar, menerima penghargaan atas Situs sejarah Istana Siak terpilih sebagai situs sejarah terpopuler ke dua di Anunggrah Pesona Indonesia (API) 2017. 

Untuk populer pertama diraih Kutai Timur dengan Sangkulirang Rock Arts, dan diposisi ke tiga situs gunung Padang dari Cianjur.

Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara kepada Bupati Siak Syamsuar di studio Metro TV, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, pada malam API, Sabtu (25/11/17).

Dipilihnya Istana Siak  melalui  pemungutan suara (voting) yang berlangsung dari bulan Juni 2017 hingga Oktober 2017. Dalam pelaksanaan pemungutan suara (vote) tersebut dilakukan melalui SMS premium berbayar.

Malam itu menjadi milik Provinsi Riau, pasalnya negeri tanah melayu itu, mendominasi juara, diantaranya minuman khas Laksmana Mengamuk terpilih juara I kategori minuman terpopuler. 

Kemudian Pasar Bawah Pekanbaru sebagai wisata belanja terpopuler, Bono sebagai tempat berselancar terpopuler, dan Pacu Jalur serta Bakar Tongkang.

Anugerah Pesona Indonesia (API) merupakan rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap Pariwisata Indonesia. 

Disamping itu kegiatan ini untuk mendorong peran serta berbagai pihak terutama Pemerintah Daerah agar lebih berupaya dalam mempromosikan pariwisata di daerahnya masing-masing.

"Alhamdulillah, Istana Siak terpilih sebagai situs sejarah terpopuler,” kata Bupati Siak, Syamsuar, usai menerima penghargaan.

Anugrah ini, ditambahkan Bupati Syamsuar,  sangat bermakna dan bermanfaat bagi Kabupaten Siak. Sebab, hal ini semakin menggairahkan industri pariwisata di Siak yang memang terus digaungkan pemerintah daerah.

"Jika dunia pariwisata kita maju, maka efeknya langsung bisa dirasakan masyarakat. Pelancong yang datang ke Siak kan juga perlu belanja dan transportasi," katanya menimpali. 

"Selain itu juga perlu akomodasi makan dan minum. Pelaku penyediaan ini semuanya ada pada masyarakat dan pemerintah sendiri hanya menatanya,” ungkap Syamsuar.

(arf/rls)
Tags Bupati SiakIstana SiakPesona IndonesiaWisata SiakWonderful Indonesia
Komentar