• Home
  • Sosial
  • 31 Persen Masyarakat Bengkalis Belum Nikmati Listrik

31 Persen Masyarakat Bengkalis Belum Nikmati Listrik

Minggu, 29 Desember 2013 17:03 WIB

BENGKALIS - Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh mengatakan sampai saat ini masih ada sekitar 31 persen masyarakat yang tersebar di desa-desa 
se-Kabupaten Bengkalis belum menikmati listrik. 

Diharapkan kepada PLN selaku pemegang otoritas pengelolaan listrik negara untuk lebih intens membanguan jaringan. Hal itu disampaikan Herliyan Saleh saat peresmian pemanfaatan excess power (daya lebih listrik) yang dihasilkan dari PT Meskom Agro Sarimas (MAS)  ke pemabngkit listrik PLN, beberapa waktu lalu. 

“PLN selaku pemegang otoritas pengelolaan listrik negara agar membangun jaringan distribusi listrik di desa-desa di Kabupaten Bengkalis yang belum 
terjangkau. Mengingat kondisi ketersediaan listrik atau elektrivikal di Kabupaten Bengkalis baru terpenuhi sebesar 69 persen. ini artinya masih ada 31 persen masyarakat yang belum menikmati listrik,” papar Herliyan Saleh.

Seperti diketahui bersama, sambung Herliyan, kebutuhan listrik di pulau Bengkalis saja terus bertambah seiring dengan pertambahan penduduk dan 
pertumbuhan ekonomi. Jika kondisi ini tidak diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan listrik maka akan menjadi sebuah persoalan besar bagi 
pembangunan di daerah ini.

Terlebih, Pemerintah Kabupaten Bengkalis ujar Herliyan, mempunyai program untuk menjadikan Bengkalis sebagai kota pendidikan. Untuk mewujudkan program ini, tentu harus didukung dengan ketersediaan fasilitas pendukung, seperti air, infrastruktur dan tenaga listrik.

“Ketersedian listrik menjadi salah satu kunci penting dalam memajukan dunia pendidikan khususnya maupun sektor-sektor lainnya. Untuk itu, kami mendorong stakeholder untuk meningkatkan ketersediaan daya listrik di pulau Bengkalis dan Kabupaten Bengkalis pada umumnya,” ujarnya.

Dikatakan, dalam jangka panjang, Pemkab minta agar PT PLN Persero membangun jaringan kabel bawah laut yang menghubungkan dari pulau Sumatera ke pulau Bengkalis. Sementara dalam jangka pendek, pemanfaatan excess power dari PT Meskom Agro Sarimas sangat efektif dan efesien di tengah-tengah krisis energi dan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).

“Terpenuhinya ketersedian daya listrik di satu daerah akan menjadi sebuah pendorong bagi pertumbuhan ekonomi. Jika ada kepastian daya listrik, maka akan mendorong para pelaku usaha untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Bengkalis, khususnya di pulau Bengkalis,” ujar Herliyan.

Dalam upaya pemenuhan kebutuhan listrik di Kabupaten Bengkalis, Herliyan mengatakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya memenuhi kebutuhan listrik sampai ke desa-desa. 

Salah satunya terus membangun jaringan listrik di desa-desa yang belum terjangkau jaringan. Sedangkan untuk desa marjinal maupun terisolir, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap komitmen membangun listrik pedesaan dengan memanfaatkan energi terbarukan.

“Program ini dengan memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yang ada, seperti pemanfaatkan energi tenaga surya,” kata Herliyan lagi. (mar)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar