• Home
  • Sosial
  • 72 Koptan Rohul Terima Bansos Peningkatan Produksi

72 Koptan Rohul Terima Bansos Peningkatan Produksi

Senin, 23 Februari 2015 17:56 WIB
ROKAN HULU - Sekitar 72 kelompok tani (Koptan) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) diperkirakan menerima bantuan sosial (Bansos) untuk peningkatan Produktifitas tanaman pangan pada tahun ini. Bantuan melalui APBN 2015 dianggarkan oleh Kementrian Pertanian (Kementan) Riau untuk tanaman padi dan kacang kedelai.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Rohul Mubrizal SP.MM melalui Kabid Pengembangan Tanaman Pangan, Umzakirman mengatakan Bansos dari Pemerintah Pusat berupa peningkatan produktifitas bentuk sarana produksi seperti pupuk urea, NPK, SP36, organik, organik cair, biaya pertemuan dan inteksisida yang dibelanjakan melalui koptan didampingi petugas Dinas TPH.

"Bantuan langsung murni masuk ke rekening Koptan. Dana akan dibelanjakan dalam bentuk sarana produksi," kata Umzakirman, Senin (23/2/15).

Berdasarkan data Dinas TPH Rohul, Koptan yang menerima bantuan berupa padi sawah diberikan kepada 17 Koptan di Kecamatan Rambah, dan 43 Koptan di Kecamatan Rambahsamo. Bantuan padi sawah diberikan bagi Koptan yang punya areal sentra irigasi.

"Dana sudah diajukan, tinggal pencairan dana ke rekening Koptan penerima bansos dari Kementan RI," jelasnya.

Bantuan berupa bibit kacang kedelai, jelas Umzakirman, diterima 7 Koptan yakni untuk peningkatan produktifitas bentuk sarana produksi. Bantuan kacang kedelai diberikan kepada Koptan yang punya lahan 150 hektar di Kecamatan Kuntodarussalam.

Tujuh Koptan yang menerima. bantuan yakni Koptan Sido Mukti luas areal 30 hektar di Desa Pasir Indah. Koptan Bakti Tani 120 hektar di Desa Muara Dilam.

"Pola penanaman kacang kedelai menggunakan sistem Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPPTT)," ujarnya.

Kemudian, lima Koptan di Kecamatan Rokan IV Koto yakni Desa Rokan Koto Ruang Koptan Lestari 10 hektar, Koptan Mekar Jaya 10 hektar, Koptan Limau Anis 10 hektar. Kemudian, Koptan Sungai Kacang Kelurahan Rokan 10 hektar, Koptan Karya Maju Desa Sikebau Jaya 10 hektar.

Selain bantuan bersumber dari APBD Murni 2015, dalam APBN Perubahan 2015 juga dianggarkan untuk tanaman kacang kedelai seluas 400 hektar. Dana telah disetujui Pemerintah Pusat yang rencananya akan disalurkan ke Koptan di Kecamatan Kepenuhan, namun untuk desa penerima masih didata.

Potensi pengembangan kacang kedelai, jelas Umzakirman, memang cukup menjanjikan bagi Koptan di Kabupaten Rohul.

Pada tahun lalu, bantuan pengembangan kacang kedelai untuk 500 hektar, sedangkan padi lahan kering 5.000 hektar dan padi sawah 1.000 hektar. Kacang kedelai dikembangkan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Kuntodarusalam, Bonaidarussakam, Kepenuhan Hulu dan Rokan IV Koto.

Masih pada tahun lalu, produksi kacang kedelai mencapai 2,1 ton per hektar. Produksi dinilai berhasil, karena sudah melebih target sekitar 1,8 ton per hektar.

Untuk tanaman pangan unggulan jenis padi, rata-rata produksi 5,8 ton per hektar dari target 5,4 ton per hektar. Khusus padi sawah yang dipanen per Desember 2014 dan Januari 2015.

Sedangkan produksi padi lahan kering yang dihasilkan 2,8 hingga 3 ton per hektar dari target 2,4 sampai 2,6 ton per hektar. Tanaman 2014 lalu dipanen di Januari-Februari 2015.

Kemudian, untuk tanaman kedelai, penggarap manfaatkan lahan bukaan baru di Kecamatan Kuntodarussalam. Kecamatan ini berpotensi bagi tanaman kedelai di atas lahan 500 hektar dengan sistem pola tanam masih 4 sampai 6 kali penanaman.


(zal/mad) 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar