BNN Pekanbaru: Keluarga Berperan Penting Berantas Narkoba
Kamis, 13 November 2014 12:25 WIB
PEKANBARU : Melihat pengaruh keluarga yang cukup besar dalam mencegah serta memberantas peredaran narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menggelar kegiatan Training Of Trainers (TOT) dengan mengusung tema Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Keluarga.
Kegiatan yang direncanakan akan berlangsung selama dua hari dengan hari ini bertujuan untuk memberikan informasi-informasi kepada peserta khususnya ibu-ibu PKK yang yang juga sangat berperan dalam satu keluarga untuk mencegah keterlibatan keluarganya dengan penyalahgunaan narkoba.
Selain memperoleh informasi, dalam kegiatan ini juga diberikan pelatihan-pelatihan bagaimana cara menangani serta tips bagaimana menghindari narkoba.
Narkoba tidak melihat siapa korban, dimana, bahkan apa statusnya korbannya tersebut, kita ingin mengajak para ibu-ibu PKK turut berperan aktif serta mendukung visi misi BNN khususnya dari lingkungan keluarga.
"Lingkungan keluarga ini mempunyai pengaruh yang sangat penting karena merupakan objek yang sangat dekat untuk mengawasi seluruh anggota keluarga dari bahayanya narkoba,"ujar Deputi Bidang Pencegahan BNN Dr. Antar M.T. Sianturi, AK., MBA di sela-sela kegiatan berlangsung.
Lanjutnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah pengetahuan para peserta yang hadir mengenai jenis serta bahayanya penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan tubuh para penggunanya.
Menurutnya kegiatan seperti ini sangat penting karena, selain melakukan penyuluhan di keluarganya masing-masing. Ibu PKK diharapkan mampu melanjutkannya hingga ke lingkungan masyarakat bahkan hingga organisasi-organisasi terkecil di lingkungan tersebut.
Dikatakan Antar, saat ini terdapat 4,2 juta masyarakat Indonesia telah menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Menurutnya angka tersebut akan terus meningkat jika tidak ada upaya yang tepat sebagai antisipasinya.
Tak hanya itu, Antar juga menyebutkan Riau adalah provinsi yang cukup diperhatikan mengenai perkembangan peredaran narkoba ini. Sebab, Riau adalah salah satu pintu gerbang masuknya berbagai barang yang dimasukkan dari perairan.
"Pencegahan adalah salah satu pilar yang dapat membantu kesuksesan visi dan misi BNN. Meski begitu untuk menjalankan itu semua kita membutuhkan kader-kader yang turut mendukung kegiatan kita tersebut," jelasnya.
"Dan dengan kegiatan ini kita berharap para kaum ibu-ibu PKK mampu mengambil langkah-langkah yang tepat dengan memberikan informasi kepada masyarakat yang didahului di dalam keluarganya,"paparnya.
Sementara, Koptu Indra Putra SOS I Msc selaku peserta dalam kegiatan ini menuturkan kegiatan yang dilangsungkan oleh BNN ini sangat bagus dan sangat bermanfaat tentunya.
Sebab, katanya dengan kegiatan ini para peserta yang hadir juga bertambah pengetahuannya khususnya mengenai penyalah gunaan narkoba. Tak hanya itu saja lebih paham mengenai jenis dan dampak yang ditimbulkan.
Indra membenarkan bahwa lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang sangat potensial untuk mengurangi banyaknya peredaran narkoba yang saat ini telah terjadi. Dengan memperhatikan seluruh anggota keluarga.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai LSM anti narkoba, TNI AU, ibu-ibu PKK dan para mahasiswa dari berbagai universitas di Riau.
(wil/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

