• Home
  • Sosial
  • Bahas Naker & Pendidikan, Walikota Pekanbaru Kunjungi PT Indah Kiat

Bahas Naker & Pendidikan, Walikota Pekanbaru Kunjungi PT Indah Kiat

Selasa, 03 Februari 2015 13:25 WIB
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Firdaus melakukan kunjungan kerja ke perusahaan pabrik kertas terbesar di Siak yakni PT Indah Kita Pulp dan Paper Perawang-Siak.

Maksud dan tujuan kunjungan tersebut untuk membahas dua poin penting yakni bidang ketenagakerjaan dan bidang pendidikan. 

"Kita ingin mengetahui seperti apa kriteria PT Indah Kiat dalam menjaring tenaga kerja baru sehingga anak-anak lokal bisa diberdayakan di sini. Begitu juga sejauh mana kepedulian dari Indah kiat untuk meningkatkan mutu pendidikan," jelas Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, Selasa (3/2/15). 

Dikatakan Walikota Pemko Pekanbaru, pihaknya siap menjadi penghubung antara perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan orang-orang yang mencari pekerjaan. Yaitu dengan cara membuka bursa kerja melalui dinas Ketenagakerjaan. 

"Namun sayang, dari ribuan lowongan kerja yang ada di bursa kerja, hanya 40-50 persen yang memenuhi kriteria yang sesuai telah ditetapkan perusahaan. Artinya banyak lulusan-lulusan sarjana, SMA ataupun SMK yang belum siap pakai untuk bekerja, maka dari itu kami bersama rombongan mengetahui apa standarisasi seseorang dapat bekerja di PT Indah Kiat ini," jelas Wako. 

Hal ini juga dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Zulfadil yang mengatakan bahwa antara program bidang pendidikan dengan kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja tidak sesuai atau sering melenceng, akhirnya ketika lulusan sekolah seorang anak mesti belajar dari awal lagi, seperti mengikuti pelatihan-pelatihan untuk bekerja. 

"Inilah yang harus kita sepakati bersama, sehingga lulusan-lulusan sekolah-sekolah nantinya akan siap masuk ke dunia kerja," ujar Zulfadil. 

Disisi lain, Pihak PT Indah Kiat, Hasanuddin selaku Pimpinan menyambut baik kedatangan Walikota Pekanbaru bersama rombongan. 

Menanggapi maksud dan kedatangan Walikota tersebut, Hasanuddin mengatakan bahwa persoalan tenaga kerja adalah suatu yang sangat penting bagi setiap perusahaan. Pasalnya perusahaan tanpa tenaga kerja tidak ada artinya. Namun standarisasi tenaga kerja yang dibutuhkan sering tidak sesuai dengan harapan. 

"Inilah problematika yang kita alami selama ini, dan kita harapkan dengan adanya pertemuan ini kita dapat menyatukan persepsi, sehingga pemerintah dapat memprogramkan lulusan yang siap untuk terjun ke dunia kerja," Jelasnya.

(ani/ani)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar