Bupati Bengkalis Resmikan Gedung LAMR Baru
Rabu, 29 Juli 2015 19:06 WIB
BENGKALIS - Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis yang megah dan bedelaw diiresmikan pemakaiannya oleh Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh sekaligus penyerahanan bantuan mobil operasional dari Pemkab Bengkalis.
Acara peresmian yang merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Bengkalis ke-503 tahun ini juga dipadu dengan halal bihalal Pemkab Bengkalis masyarakat.
Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh berharap peresmian gedung LAMR yang megah ini diharapkan jadi momentun untuk meningkatkan komitmen mengembangkan nilai-nilai Melayu. Sebagai bentuk mengarifkan dan menginplementasikan nilai- nilai melayu di negeri junjungan Kabupaten Bengkalis.
Selain itu, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh mengharapkan LAMR Kabupaten Bengkalis mampu menjadi pemersatu seluruh elemen masyarakat dan seluruh suku yang ada di Kabupaten Bengkalis.
''Apalagi dalam pengurusan LAMR Kabupaten Bengkalis terdapat orangtua kami, tokoh adat kami yang bisa menjadi tempat bertanya, karena pembangunan dan pemberdayaan di Kabupaten Bengkalis tidak terlepas dari peran serta tokoh masyarakat,'' kata Herliyan seraya berharap LAMR bisa bersinergi dengan pemerintah daerah.
Gedung LAMR yang representatif ini juga diharapkan menjadi tempat informasi tentang adat dan sejarah melayu. ''Karena keberadaan LAMR berperan penting dan jadi modal pembangunan,'' ujar Bupati.
Halal bihalal sekaligus peresmian gedung LAMR Bengkalis menghadirkan penceramah dari Singapura asal Bengkalis, Ustad Windu.
Halal bihalal dan peresmian Gedung LAMR dihadiri Pengurus LAM Provinsi Riau, Wabup Bengkalis H Suayatno, Ketua DPRD Bengkalis Heru Wahyudi, Sekda Bengkalis H Burhanuddin, Forkompimda, mantan Bupati Bengkalis Azaly Djohan, Kamenag H Jumari, Forkopimda dan kepala SKPD dan tokoh masyarakat.
Sebelumnya Ketua DPRD Bengkalis, Heru Wahyudi juga berharap gedung yang megah dan representatif ini bisa menjadi tempat mengembangkan budaya dan adat resam Melalyu. ''Melalui LAMR muncul ide-ide untuk mengembangkan budaya Melayu. Apalagi saat ini generasi muda banyak yang tidak tahu adat resam Melayu.
Ditambahkan Heru, tujuan pembangunan yang dilakukan diharapakan menjadikan Bengkalis kabupaten yang ideal, yakni terciptanya masyarakat yang sejahtera dan santun. ''Untuk itu pengurus LAMR dituntut punya gagasan brilian,'' pesan Heru.
(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Bupati Amril Prihatin CPNS Guru Garis Depan Minim Anak Bengkalis
-
Sosial
Plt Sekda Bengkalis Minta ASN Berikan Pelayanan Terbaik Pada Masyarakat
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Klaim Pesta Pantai Mampu Majukan Perekonomian Rakyat
-
Traveler
Bupati Bengkalis Ajak Seluruh Komponen Lestrikan Budaya Lokal
-
Politik
Plt Sekda Bengkalis Hadiri Rapat Paripurna Laporan Reses Tahun 2017
-
Hukrim
Jaksa Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Satpol PP Bengkalis

