• Home
  • Sosial
  • Bupati Inhil Dukung Gerakan 1000 Telur di Tanah Merah

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Bupati Inhil Dukung Gerakan 1000 Telur di Tanah Merah

Minggu, 25 Januari 2015 18:14 WIB
Sempena peringatan Maulid Nabi Muhammad di Kecamatan Tanah Merah. Pemkab mengapresiasi gerakan 1000 telur yang ditaja masyarakat setemapt.
TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengharapkan kegiatan Gerakan 1000 telur ke-9 sempena peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H di Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah dapat dilestarikan dan meningkatkan syi'ar Islam 

Pernyataan ini disampaikan Bupati Inhil, HM Wardan seperti disampaikan Staf Ahli, Sar'i saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H, Sabtu (24/1/15) di halaman kantor Camat Tanah Merah. 

Kegiatan religius ini dihadiri Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam, Camat Tanah Merah Yuliargo dan unsur Upika Tanah Merah, tokoh alim ulama serta masyarakat di daerah ini. 

Dalam sambutan Bupati Inhil yang dibacakan Staf Ahli Bupati, Sar'i mengatakan, kita semua harus bersyukur dapat memperingati suatu peristiwa penting dalam Tarikh Islam yakni Maulid Nabi Muhammad SAW. 

"Dimana untuk Kecamatan Tanah Merah disejalankan dengan Gerakan 1.000 telur yang rutin diadakan setiap tahun oleh masyarakat Kecamatan Tanah Merah. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus kita lestarikan dan tidak hanya menjadi seremonial belaka," ungkapnya. 

Beliau melanjutkan, kita semua harus berikhtiar dengan segala daya upaya untuk membangun negeri ini dengzn meneladani akhlak Rasulullah SAW. 
Sebagaimana diceritakan dalam berbagai riwayat shahih, betapa menakjubkan hasil dari perjuangan Rasulullah SAW dalam menegakkan agama Allah dan membangun peradaban dunia yang sesuai dengan fitrah manusia, 14 abad yang lampau. 

Dalam perjuangannya, tidak sedikit pengorbanan dan kisah heroik perjuangan Rasulullah SAW bersama sahabat dan pengikutnya. 

Berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan, seperti hinaan, cacian, fitnah dan pengkhianatan, perlakuan kasar tidak manusiawi bahkan berkali-kali beliau dihunus pedang dari pecundang perang, namun tidak sedikitpun membuat hatinya gentar apalagi bersurut langkah, kehilangan komitmen dalam visi dan misi perjuangan. 

"Semangat dan komitmen perjuangan semacam inilah yang harus dimiliki kita dalam berjuang membangun daerah ini. Insya Allah, negeri akan aman dan damai, sejahtera lahir dan batin serta memperoleh keberkahan dari Allah SWT. Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, sebagai momen perubahan akhlak menuju kemuliaan dan keridhoan Ilahi," pesannya. 

Peringatan Maulid Nabi 1436 H di Kecamatan Tanah Merah ini menghadirkan penceramah M Yahya Agil dari Jakarta yang dalam tausiahnya menyampaikan, hendaknya kita semua mencontoh akhlak Rasulullah SAW dan dijadikan teladan, diantara sifat sabar. 

Dimana beliau sangat sabar dan tidak dendam di saat menyampaikan dakwah beliau di kota Thaif, beliau dilempari dengan batu sehingga menyebabkan beliau terluka, tetapi Nabi Muhammad SAW sebagai seorang manusia pilihan tetap sabar dalam menghadapi cobaan seperti ini.

(mar/mar) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar