Antisipasi Ancaman ISIS, Imigrasi Dumai Tahan 61 WNA Bangladesh
Minggu, 25 Januari 2015 19:35 WIB
DUMAI - Dalam rangka mengantisipasi ancaman Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) masuk Indonesia, Aparat gabungan mengamankan sebanyak 61 orang warga negara asing (WNA) Bangladesh di Hotel Comfort Dumai, Sabtu (24/1/15) kemarin.
Kepala Imigrasi Klas II B Dumai Budiman, ketika dikonfirmasi riauheadline.com, Ahad (25/1/15) malam mengatakan penahanan 61 orang WNA Bangladesh yang memiliki dokumen lengkap dengan visa wisata selama lima belas hari ini dalam rangka antisipasi ancama ISIS dan lain sebagainya.
"Benar kita menahan sebanyak 61 orang asal Bangladesh, tapi mereka di tahan bukan karena sebagai imigran gelap. Mereka masuk ke Indonesia, khususnya di Dumai sesuai prosedur dan mengantongi dokumen serta visa lengkap," jelas Budiman, diujung telpon selulernya.
Ketika disinggung mengenai kemana saja tujuan 61 orang warga Bangladesh di Indonesia atau di Riau, Budiman belum bisa menjelasakan secara rinci, karena belum ada melakukan pemeriksaan terhadap warga asing itu bertepatan dengan hari libur kerja.
"Belum ada yang kita periksa 61 orang warga asing itu. Tapi, kita sudah meminta data-data orang asing ini ke Pusat. Rencananya pemeriksaan akan kita lakukan besok pagi," jelas Budiman, menyudahi konfirmasi dari riauheadlinecom.
Sejumlah wartawan mendapatkan keterangan resmi dari pihak Hotel Comfort Dumai, terkait penahanan sebanyak 61 orang warga asing. Dalam keterangannya, pihaknya hanya menerima sesuai dengan dokumen yang dibawanya.
"Mereka memiliki dokumen lengkap, jadi kita tidak tau apa tujuan mereka datang ke Indonesia. Yang jelasnya, ada tamu mau menginap dan kami melayaninya. Mereka menginap juga membawa dokumen lengkap," kata Suryana, GM Hotel Comfort Dumai.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar

