• Home
  • Sosial
  • Bupati Kampar Rela Perah Susu Sapi Sendiri untuk Putrinya

Bupati Kampar Rela Perah Susu Sapi Sendiri untuk Putrinya

Minggu, 29 Desember 2013 15:17 WIB

TAMBANG - Inilah kali pertama Jefry Noer memerah sendiri susu sapi untuk tiga putrinya Mutia Restiana, Fadolia Octaviana dan Pejti Makaah Ramadania, di sela-sela aktivitasnya yang teramat padat sebagai Bupati Kampar. 

Sabtu (28/12/13) lalu, ditemani Azhari sang sopir dan salah seorang ajudannya bernama Benny Reja, Jefry dan para putrinya meluncur ke Balai Pembibitan Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Kampar di Desa Sungai Pinang Kecamatan Tambang. 

Tiba di komplek seluas 8,5 hektar itu, Marjanis sang kepala komplek menyambut dengan sumringah. “Saya ingin memerah susu. Biar nanti diminum sama anak-anak saya,” kata Jefry kepada Marjanis yang dengan sigap mengantar Jefry dan anak-anaknya ke kandang sapi jenis Fries Holland (FH). Di sana, ada sekitar 25 ekor sapi perah. 

Perlahan, Jefry mengelus salah satu sapi yang susunya akan dia perah. Aneh, sapi itu diam saja saat Jefry mulai memerah dengan lembut tiap puting susu sapi itu. “Hehehe, deras juga air susunya, ya,” kata Jefry kegirangan. Perempuan-perempuan cantik yang menemani Jefry pun tertawa melihat ulah bapaknya. 

Lepas memerah susu, Jefry mengajak para putrinya keliling dari satu kandang ke kandang lain. Sebab di sana, ada 5 dari 7 kandang yang terisi. Ada sekitar 30 ekor sapi Bali, 64 ekor sapi FH dan anakan, serta 40 ekor kambing dan anakan. Kandang kambing ini terpisah cukup jauh dari kandang-kandang sapi itu. 

Sambil menikmati susu yang sudah dipanaskan oleh Marjanis di level 80 derajat Celsius, Jefry lagi-lagi mengarahkan Marjanis untuk benar-benar serius mengurusi komplek peternakan itu. Sebab kelak, komplek itu tak hanya sekadar Balai Pembibitan. Tapi juga sebagai komplek pendidikan dan pelatihan ternak.

Marjanis pun cerita, bahwa komplek itu masih punya potensi diperluas hingga 40 hektar. Kelak sebahagian akan dijejali dengan hijauan makanan ternak (HMT) untuk pakan ternak-ternak yang ada di sana. 

Tak banyak yang tahu kalau sejak setahun belakangan Balai Pembibitan Peternakan ini mampu memberikan susu gratis untuk lebih dari 140 ribu siswa sekolah dasar yang ada di Kecamatan Tambang, Kampar dan Kampar Timur. Saban hari, hasil susu perah yang mencapai hampir 200 liter dibagikan. Dan tak banyak pula yang tahu kalau komplek ini mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di angka Rp100 juta. 

Bila rencana Jefry tentang perluasan dan pengembangan komplek itu terwujud, sudah bisa dipastikan, PAD akan semakin meningkat dan jumlah siswa sekolah dasar yang menikmati susu gratis akan semakin membengkak.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar