• Home
  • Sosial
  • Bupati Meranti: Tiga Tahun Pertanian Tumbuh 5 Persen

Bupati Meranti: Tiga Tahun Pertanian Tumbuh 5 Persen

Kamis, 05 Maret 2015 19:11 WIB
MERANTI - Selama tiga tahun terakhir, pertumbuhan sektor pertanian di Kabupaten Kepulauan Meranti telah mencapai 5 persen. Berbagai terobosan terus dilakukan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan pertanian guna memenuhi kebutuhan pangan lokal.

Hal itu diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, dalam sambutannya saat kunjungan kerja Menteri Pertanian RI, Dr Ir H Andi Amran Sulaiman MP, di Desa Bina Maju, Kecamatan Rangsang Barat, Rabu (4/3) kemarin.

Dikatakan Bupati Irwan, program-program optimalisasi pertanian selain untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, juga merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Seperti di Pulau Rangsang ini sebagai salah satu pulau terluar Indonesia. Tingkat kemiskinan di pulau ini cukup signifikan. Salah satu upaya kita dalam menekan angka kemiskinan itu dengan cara optimalisasi pertanian," kata Bupati.

Dikatakannya lagi, hingga saat ini 90 persen kebutuhan beras di Kabupaten Kepulauan Meranti masih didatangkan dari luar daerah, baik dari daerah lain di Indonesia, bahkan juga ada yang didatangkan dari Thailand.

"Salah satu permasalahan utama yang dihadapi khususnya saat musim kemarau, adalah masalah ketersediaan air. Dimana sebagian besar wilayah persawahan di daerah ini tidak memiliki sumber air yang memadai," ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Bupati, kehadiran Menteri Pertanian di tengah-tengah lahan persawahan Desa Bina Maju, dapat melihat langsung kondisi sulitnya mengolah lahan pertanian di Kepulauan Meranti, termasuk memberikan harapan serta motivasi bagi para petani di daerah ini.

"Tentunya dengan kehadiran Bapak Menteri dan berdialog langsung dengan masyarakat petani, juga memberikan harapan yang besar bagi kami untuk kedepannya bersama-sama lebih mengoptimalkan produksi pertanian di Kepulauan Meranti," harap Bupati. 

(rdk/moc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar