Bupati Pelalawan Minta BUMD Tingkatkan Kemampuan Daya Saing
Jumat, 10 Oktober 2014 14:07 WIB
PELALAWAN - Bupati Pelalawan, Provinsi Riau, M Harris, meminta agar Badan Usaha Milik Daerah meningkatkan kemampuan daya saing untuk memajukan perusahaan.
Dia mengatakan itu pada Kamis (9/10) siang kemarin saat melantik Sanusi Arianto SE Ak MM sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah BUMD Tuah Sekata Pelalawan periode tahun 2014-2018.
Kegiatan yang di pusatkan Aula gedung Kantor Bupati Pelalawan, turut hadiri Sekdakab Pelalawan Drs Tengku Mukhlis MSi, Wakil Ketua I DPRD Pelalawan Suprianto SP, Kapolres Pelalawan Aloysius Supriyadi SIK MH, Ketua PN Pelalawan Melfi Hariyati SH MH Asisten Administrasi Pembangunan Setdakab Pelalawan Drs Atmonadi MSi, para Kepala Dinas/Badan, pihak Perusahaan dan para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Harris mengatakan, bahwa guna memajukan perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka perlu adanya upaya peningkatan terhadap usaha pelayanan bagi kemanfaatan umum. Disinilah letak peran strateginya BUMD Tuah Sekata Pelalawan.
Selain BUMD sebagai upaya Pemerintah dalam meberikan pelayanan kepada masyarakat yang belum mampu dipenuhi oleh unit Pemerintah dan swasta, BUMD juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai sumber pendapatan bagi pembangunan Pemkab Pelalawan.
"Untuk itu, atas nama Pemkab Pelalawan, saya mengucapkan selamat kepada Sanusi Arianto SE Ak MM yang telah dilantik sebagai Dirut PD BUMD Tuah Sekata Pelalawan. Saya harap Dirut BUMD Tuah Sekata Pelalawan yang telah dilantik ini dapat mengemban tugas dengan penuh tanggungjawab, dedikasi dan rasa pengabdian yang tinggi, guna mewujudkan BUMD Tuah Sekata Pelalawan sebagai perusahaan daerah yang sehat yang memberikan kontribusi positif bagi daerah dan masyarakat kabupaten Pelalawan," kata Bupati Pelalawan.
Dijelaskan mantan Ketua DPRD Pelalawan dua periode ini, bahwa BUMD juga diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat. Namun demikian, hal tersebut bisa terwujudkan jika BUMD tumbuh dan berkembang sebagai unit usaha yang sehat dan dikelola dengan prinsip menejemen bisnis yang efektif dan efesien, sehingga mampu bersaing dengan perusahaan lain baik lokal maupun nasional. Sedangkan kemampuan bersaing tersebut hanya dapat dilakukan dengan melakukan pekerjaan secara profesional yang memiliki orientasi kedepan.
"Dengan komitmen ini, maka stigma masyarakat bahwa perusahaan plat merah hanya mampu menghabiskan anggaran, lamban dan lebih banyak rugi daripada untung, dapat kita tepis," paparnya.
Diungkapkan Harris, bahwa pada awalnya BUMD Tuah Sekata Pelalawan hanya merupakan penyalur arus listrik kepada masyarakat yang dibeli dari PT RAPP. Namun, guna mewujudkan visi dan misi Pemkab Pelalawan 2011-2016 yakni pembaharuan menuju kemandirian, maka saat ini BUMD TuahSekata Pelalawan tidak lag hanya sebagai penyalur, melainkan menjadi penghasil arus listrik yang didistribusikan melalui PT PLN kepada masyarakat.
" Dan melalui PT Langgam Power, perusahaan Konsorsium antara PT Navigath Energi dan BUMD Tuah Sekata Pelalawan, telah dibangun PLTMG dengan kapasitas terpasang 15 MW yang diakhir tahun 2014 ini akan mencapai 50 MW. Dengan demikian, maka diharapkan dapat mampu menaikkan ratio elektrifikasi menjadi 80 persen pada tahun 2016 mendatang. Sedangkan pengalaman dalam membangun kerjasama ini, memberikan keyakinan kepada Pemkab Pelalawan dan segenap elemen masyarakat, agar BUMD Tuah Sekata Pelalawan dapat berperan dalam mengelola Blok Kampar yang saat ini sedang diperjuangkan. Dan saya yakin, jika hal ini didukung oleh semua pihak, maka kita akan mampu mendorong BUMD Tuah Sekata sebagai perusahaan yang berperan besar bagi kemajuan negeri ini," ujarnya.
Sementara itu, Dirut BUMD Tuah Sekata Pelalawan Sanusi Arianto SE Ak MM menambahkan, bahwa dirinya menargetkan dalam waktu dekat ini persentase pemadaman listrik melalui jaringan BUMD Tuah Sekata akan dapat diminimalisir sekecil mungkin.
"Kemudian kedepannya, saya telah merencanakan untuk membuat bisnis baru yakni penggemukan hewan ternak jenis sapi dan industri pakan. Pasalnya, dengan potensi yang dimiliki kabupaten Pelalawan seperti pakan berupa dedak, jagung, beras dan sawit dinegeri Bono ini khususnya dikecamatan Kuala Kampar, maka tentunya akan dapat meningkatkan PAD Pelalawan. Namun demikian, bisnis baru ini tentunya memerlukan biaya.
Untuk itu, baru-baru ini kita dari BUMD Tuah Sekata Pelalawan telah mengusulkan anggaran kepada DPRD Pelalawan sebesar Rp 10 Milyar. Harapan kita anggaran yang kita usulkan dan ajukan kepada DPRD Pelalawan ini dapat dikabulkan untuk meningkatkan kemajuan pembangunan kabupaten Pelalawan tercinta ini, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat tercapai," tutupnya.***(mcr-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

