Bupati Rohil Suyatno Harapkan Wilayah Perbatasan Tetap Kondusif
Kamis, 29 Mei 2014 16:32 WIB
BAGANSIAPIAPI - Bupati Suyatno mengimbau, menjaga situasi agar tetap kondusif di perbatasan Rohil-Dumai. Imbauan juga diminta kepada seluruh kepala desa se-Rohil, para pihak Kepolisian melalui Kapolres AKBP Tonny Hermawan, para Danramil dan tokoh masyarakat.
"Situasi aman dan kondusif harus selalu tercipta di kawasan perbatasan Rohil-Dumai, tepatnya di wilayah antara Kepenghuluan atau Desa Darussalam Kecamatan Sinaboi, Rohil dan Desa Mekar Sari, Kelurahan Batu Teritip Kecamatan Sei Sembilan, Dumai," harap Bupati Rohil, kemarin.
Bupati menekankan, agar jangan ada aktivitas yang dapat menimbulkan keresahan di perbatasan. Sebab, ini rawan sekali menimbulkan hal-hal yang nantinya tak kita inginkan bersama," kata Suyatno.
Bupati juga menegaskan, agar pihak kepolisian menindak dengan tegas oknum yang membuat onar di perbatasan.
"Kemarin, telah terjadi ke salah pahaman antara masyarakat kita dengan Dumai, sehingga terjadi kontak fisik. Ini terjadi karena adanya ulah oknum yang mengklaim wilayah dan memasuki daerah Rohil dengan mendatangkan alat berat," kata Suyatno.
Katanya lagi, info yang didapat, ada beko dibawa oleh Umar Cs. Dia bikin kelakuan mengacau di perbatasan dengan terus saja menggasak daerah kita Darussalam," beber Bupati.
Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rokan Hilir mengharapkan daerah perbatasan harus mendapatkan per hatian. Untuk itu. Pemkab Rohil harus membuat berbagai terobosan untuk meningkatkan pembangunan di daerah tersebut.
"Kita mengharapkan Pem kab Rohill harus memberikan perhatian lebih kepada daerah perbatasan, sehingga adanya sentuhan pembangunan. Maka daerah perbatasan terutama tapal batas dapat lebih terjaga dan konflik lintas perbatasan pun dapat terhindar," ujar Ketua Komisi I DPRD Rohil, Dedi Humadi.
Menuurutnya, selama ini pelemik atau konflik yang terjadi sering dipicu karena tapal batas. Karena hal ini bisa terjadi pembangunan daerah tersebut tidak ada dan sangat minim sekali. Sehingga perlunya terobosan-terobosan baru yang dapat mengembangkan daerah tersebut.
"Kalau dapat Pemkab Rohil harus bisa membang un infrastruktur desa di sana (perbatasan, red). Selain itu, bangunan-bangunan sosial dan pemerintah harus dibangun di sana. Sehingga pemerintah ada perpanjangan tangan untuk memback up di daerah perbatasan tersebut, " tegas Politisi Golkar ini.
Tambahnya, Pemkab Rohil juga harus dapat mensentralkan daerah-daerah perbatasan dengan dapat meningkatkan status kepenghuluan atau dusun, sehingga dapat mengurangi konflik lintas perbatasan yang terjadi selama ini.
"Saat ini tapal batas Rohil dengan Sumut dalam tahap pembahasan dan mengarah kepada penyelesaian. Diharapkan dalam waktu dekat sudah dapat selesai. Pada hal, sebelumnya daerah perbatasan ke dua daerah ini sempat terjadi konflik. Namun Alhamdulillah dapat diselesaikan dengan cepat, " beber Dedi.
Lebih jauh di sebutkannya, Pemkab Rohil juga harus dengan cepat untuk menyelesaikan kasus lahan yang menjadi persengketaan antar warga. Kalau tidak cepat diselesaikan akan menjadi persoalan di kemudian hari.
"Jangan persoalan lahan ini diperlama untuk diselesaikan. Ditakutkan akan berdampak buruk bagi masyarakat dan daerah. Maka, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan agar secepatnya ditangani, " timpal Dedi.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

