• Home
  • Sosial
  • Pemkab Rohil Optimalkan Program Pengetasan Kemiskinan

Pemkab Rohil Optimalkan Program Pengetasan Kemiskinan

Kamis, 29 Mei 2014 16:31 WIB

BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, terus berupaya mengentaskan kemiskinan. Hal tersebut dibuktikan dengan telah dilakukannya program pembangunan rumah layak huni. Diperkirakan program ini mencapai 5 ribuan unit di tahun 2014 ini. 

Tidak hanya sekedar memberikan bantuan RLH kepada setiap warga kurang mampu, namun Pemda juga memprogramkan Rumah Pangan Lestari (RPL) yang diterapkan di setiap penerima bantuan RLH.

"Rumah pangan lestari yang kita maksud adalah program dari paduan antara sinergi antar dinas. seperti Bapemas, Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Badan Ketahanan Pangan, "kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Rohil, Murniati, kemarin.

Lanjutnya, untuk RLH pada dasarnya masih seperti di tahun-tahun sebelumnya. Pembangunan dilakukan di tiap-tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Rohil.

"Saat ini, sudah sekitar lima ribuan lah pencapaian kita untuk pembangunannya,” katanya menyebut jum lah rumah layak huni yang dibangun secara global.

Dari lima ribuan tersebut katanya, sebanyak 3.960 RLH sudah selesai dibangun dan sudah diserahkan kepada masyarakat sejak tahun 2006, semasa kepemimpinan Annas Maamun–Suyatno.

“Program itu hanya ada sejak kepemimpinan Bapak Annas Maamun-Suyatno, sejak tahun 2006, untuk mengentaskan kemiskinan,” katanya.

Sisanya tambah Murni, dibangun tahun 2013 dan akan terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang. Pembangunan RLH itu bervariasi dari tahun ketahun, namun semua desa mendapatkan pembagian. 

“Kalau desa 186 dikalikan dua saja perdesa, sudah berapa itu dan itu berlanjut terus,” tambahnya lagi.

Kemudian daripada itu, membangun RLH ini menjadi salah satu program strategis untuk memberdayakan masyarakat kurang mampu agar menjadi lebih potensi ke depan dengan memanfaatkan sumber yang ada dan sinergi dengan pemerintah. 

Jadi, setiap desa bisa mendapatkan jatah beberapa buah RLH, dengan budget anggaran untuk satu RLH Rp80 juta, berlantai keramik, dari semen dan cukup lumayan.” akhirnya.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar