• Home
  • Sosial
  • Bupati Rohul Tinjau Bandara Tuanku Tambusai

Flying School Dibuka Juli 2015

Bupati Rohul Tinjau Bandara Tuanku Tambusai

Senin, 30 Maret 2015 18:42 WIB
Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si meninjau Bandara Tuanku Tambusai Pasirpangaraian berada di Kecamatan Rambahsamo.
ROKAN HULU - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) terus melakukan berbagai persiapan untuk rencana pendirian Sekolah Penerbangan atau Flying School pada tahun ini. 

Pemkab akan bekerjasama dengan perusahaan penerbangan Lion Group untuk pendirian Flying School yang akan dibuka mulai Juli 2015.

Untuk memastikan persiapan, pada Senin (30/3/15), Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si meninjau Bandara Tuanku Tambusai Pasirpangaraian berada di Kecamatan Rambahsamo. Bandara ini akan menjadi pusat Flying School yang rencananya akan mulai dibuka pendaftaran calon siswa pada tahun ajaran baru tahun ini.

Selain meninjau sisi darat dan udara, Bupati didampingi Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Rohul Abdul Haris Nasution dan sejumlah pegawai, Kabag Humas Suharman Nasution, dan Camat Rambahsamo Irwandi, juga meninjau asrama dan ruang belajar yang akan digunakan calon siswa Flying School .

"Hari ini kita tinjau sisi darat dan udara, baik terminal bandara. Kita menunggu agenda kerjasama dengan Lion Group," kata Bupati Achmad di sela-sela meninjau Bandara Tuanku Tambusai, Senin pagi.

Menurut Bupati Achmad, untuk pendirian Playing School, Pemkab Rohul hanya menyiapkan sisi darat dan udara, termasuk asrama siswa dan bangunan sekolah. Sementara, untuk pesawat dan tenaga pengaja menjadi tanggung-jawab Lion Group.

Untuk asrama siswa Playing School, diakui Bupati Achmad, sementara menggunakan asrama di Surau Suluk Syekh Ibrahim di Kampung Baru Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah.

Menurut Bupati Achmad, panjang landasan Bandara Tuanku Tambusai sudah sekitar 1.350 meter, termasuk sisi udara, diakui pihak Lion Group sudah memenuhi standar.

Landasan pacu di Bandara Tuanku Tambusai akan dibangun sekitar 200 meter lalu. Dana sudah diajukan melalui APBD Riau Perubahan 2015, melalui Dinas Perhubungan Provinsi Riau. Diakuinya, jika landasan ditambah, maka pesawat jet bisa mendarat di bandara kebanggaan masyarakat Rohul tersebut.

"Anggaran akan di koordinasikan dengan Komisi di DPRD Provinsi Riau yang membidangi insfrastruktur bandara, termasuk dengan Kementrian Perhubungan, terangnya.

Bupati Achmad mengharapkan, Flying School dapat memenuhi kebutuhan pilot, baik dalam negeri atau luar negeri. Pasalnya, pada ekpos pihak Lion Group beberapa waktu lalu, maskapai penerbangan dalam dan luar negeri masih membutuhkan sekitar 5.000 pilot.

Menurut Bupati Achmad, apalagi, pilot asal Indonesia sangat disukai oleh maskapai luar negeri. Pasalnya, pilot di tanah air punya spesifikasi baik, seperti tertib, santun, dan berhati-hati saat bekerja.

"Ini merupakan peluang besar. Apalagi penerbangan di dunia masih membutuhkan banyak Pilot, terutama pilot dari Indonesia. Kita berharap, banyak anak-anak Rohul yang berminat menjadi seorang penerbang yang handal," terang Bupati Rohul Achmad.

Sebelumnya, untuk wacana pendirian Flying School , Pemkab Rohul telah mengundang pihak Kementrian Perhubungan dan pihak Lion Group. Pada pertemuan itu, Bupati Rohul telah mengekpos tentang Bandara Tuanku Tambusai.

Terlepas itu, masih soal Bandara Tuanku Tambusai, diakui Bupati Achmad, Pemkab Rohul juga berencana membuka penerbangan reguler dengan rute Pasirpangaraian-Pekanbaru-Batam dan sebaliknya Batam-Pekanbaru-Pasirpangaraian yang dijadwalkan dua kali dalam satu pekan.

Rute penerbangan reguler dua kali dalam satu pekan itu diharapkan Bupati memudahkan warga Rohul yang akan bepergian ke Batam atau sebaliknya bagi warga Batam yang akan mengunjungi wisata religus di kabupaten Rohul.

(adv/hum/rtc/ogil)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar