• Home
  • Sosial
  • Bupati Siak Lapor ke Presiden Jokowi Soal Krisis Listrik

Bupati Siak Lapor ke Presiden Jokowi Soal Krisis Listrik

Kamis, 05 Februari 2015 10:51 WIB
SIAK - Kabupaten Siak hampir berupaya 15 tahun, hingga saat ini sebahagian masyarakat masih belum menikmati enaknya menggunakan listrik subsidi dari PLN. 

Masyarakat hanya menikmati listrik dari Pembangkit ListrikTenaga Diesel (PLTD) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan swadaya masyarakat. Untuk mencarikan solusi, Bupati Siak Syamsuar langsung melapor ke Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Permasalahan listrik di Kabupaten Siak ini, saya sudah melaporkan ke pemerintah pusat. Bahkan baru-baru ini sudah dilaporkan ke bapak Presiden Jokowi. Laporan diberikan secara tertulis," ungkap bupati. Rabu (4/2/15).

Selain itu diungkapkan Bupati, bahwa pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Sungai Rawa Kecamatan Sungai Apit, yang diprediksi berkapasitas 25 MW, hingga saat ini belum berjalan. 

Sengketa antara PT PLN dengan PT Wijaya Karya (Wika) terkait pembayaran sewa mesin pembangkit, belum kunjung selesai. Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) yang menanggani perkara itu, sampai saat ini belum juga mengeluarkan keputusan.‎

Diungkapkan General Manager PT PLN Wilayah Riau-Kepri Dodi Pangaribuan, mengatakan pengoperasian PLTG di Desa Sungai Rawa berkapasitas 25 Mega Watt tergantung kepada BANI.

Lembaga ini bertugas menyelesaikan sengketa atau beda pendapat yang terjadi antara PLN dan PT Wika terkait masalah sewa mesin yang belum dibayar PLN.

"Sebenarnya pihak PLN sudah bersedia membeli 12 mesin pembangkit milik PT Wika yang berada di lokasi, namun hal itu bisa dilakukan setelah keluar keputusan dari BANI. Sampai keputusan itu keluar, kita tak bisa berbuat apa-apa, semua tergantung BANI," ujar Dodi.

(vila/vila)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar