Bupati Siak Syamsuar Minta BUMD Harus Mandiri
Senin, 12 Mei 2014 19:42 WIB
SIAK - Seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Siak diminta untuk mandiri dan jangan manja hingga bergantung kepada pemerintah daerah.
"Perusahan swasta saja bisa maju, mengapa kita tidak bisa seperti mereka, apa bedanya. Jangan hanya menyusu saja pada APBD, coba, berpikir sendiri, bagaimana bisa untung dan maju," tegas Bupati Siak, Syamsuar usai membuka workshop tentang Pengelolaan dan Penerapan Risiko BUMD di Hotel Grand Mempura, Senin (12/5/2014).
Dikatakan, Pemkab memberikan target-target bagi BUMD dengan cara melakukan perjanjian kerja hingga mencapai target yang diberikan.
"Hal ini tentunya menjadi motivasi bagi BUMD sendiri, untuk dapat lebih mandiri. Apalagi saat ini, seluruh direkturnya baru dilakukan pergantian, tentu hal ini, akan menjadi lebih baik lagi," sebut Bupati.
Bupati menilai kegiatan yang dilakukan sangat penting karena keberadaan BUMD bertujuan untuk mengelola usaha yang ada di daerah untuk bisa menghasilkan PAD bagi daerah.
Sebab itulah semua pihak terkait diwajibkan untuk hadir mengikuti kegiatan ini. Pasalnya, Pemkab Siak telah melakukan rapat kordinasi yang melibatkan seluruh perusahaan daerah dan tim ahli yang membidangi keuangan dan konsultan hukum, karena ingin melakukan perbaikan dan pembenahan terhadap pengelolaan keuangan di BUMD.
Sementara itu Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Riau, Drs Panijo menyampaikan pengelolaan manejeman risiko bagi perusahaan daerah sangat relevan dengan kondisi saat sekarang.
"Yang memungkinkan tujuan kita tidak tercapai, keberadaan perusahaan daerah adalah untuk memperoleh pendapatan yang diperuntukan bagi daerah dan dalam perjalanannya BUMD sering mendapatkan resiko yang muncul.***(rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

