• Home
  • Sosial
  • Darwin Susandy Makan Bareng Bersama Pemulung

Darwin Susandy Makan Bareng Bersama Pemulung

Senin, 24 Maret 2014 12:49 WIB

SELATPANJANG - Antara percaya dan tidak, seorang pegusaha sukses di Pekanbaru asal Kabupaten Kepulauan Meranti makan siang bersama dengan puluhan keluarga pemulung tanpa ada rasa jijik sama sekali.

Darwin Susandy seorang pengusahaan sukses asal Meranti itu membaur duduk dan makan bersama dengan  puluhan keluarga dan anak-anak  pemulung di tempat pembuangan sampah (TPS) di jalan rumbia Selatpanjang.
 
Kegiatan social sehari bersama pemulung itu yang lakukan oleh tokoh etnis tionghoa itu ternyata menyita banyak perhatian orang, sehingga tidak sedikit masyarakat yang kebetulan melintas di jalan tersebut harus berhenti seketika.

"Saya datang kesini membaur dan makan bersama masyarakat di tempat pembuangan sampah itu karena panggilan hati, dan tidak ada hubungan atau kaitannya dengan moment pelaksanaan pesta domokrasi saat ini, hanya saja mungkin suasananya saat ini bertepatan dengan masa pesta demokrasi," jawab Darwin Susandy.
 
Sebelumnya pihaknya juga banyak melakukan kegiatan social seperti ini, hanya saja untuk di TPS Selatapanjang ini baru pertama kali dilakukan dirinya. Karena, ia juga baru tahu sekitar dua atau tiga hari lalu, kalau disini ada pemulung yang butuh perhatian.

"Beberapa hari lalu saya melintas disini dan saya melihat ada beberapa warga yang berprofesi sebagai pemulung disini membawa anak-anak mereka, bahkan ada yang menyusui anaknya ditengah teriknya matahari dan bau yang menyengat," sebut Darwin.
 
Memang pekerjaan ini bisa dibilang kurang bagus tapi kerjaan ini halal, meskipun hasilnya yang mereka dapatkan juga tidak seberapa, tapi mereka mampu menjalankan hidup dengan apa adanya tanpa mengeluh dan itu yang membuat dirinya terharu.

"Karena pekerjaan yang mereka lakukan itu jauh lebih baik dari pada mereka mencuri atau mengemis, meskipun mereka ini hidup dalam serba kekurangan namun mereka punya semagat yang kuat untuk mejalankan hidup dalam jalan yang benar," jelasnya.
 
Darwin Susandy juga mengingatkan kepada para pemulung agar tidak membawah anak saat bekerja karena itu  dilarang sesuai dengan undang perlindungan anak di negeri ini, apa lagi status anak-anak ini masih balita.

Pada kesempatan tersebut, Darwin juga menyampaikan kesdiaanya untuk menjadi orang tua Asuh untuk dua orang anak warga pemulung belum  bersekolah disebabkan orang tuanya tidak punya biaya itu.
 
"Kalau mau sekolah saya bersedia menjadi orang asuh mereka," kata Darwin sambil membelai dua orang anak pemulung tersebut.
 
Sementara itu  PPL Panwascam Siti Aisyah, saat dikonfirmasi sejumlah media mengakui kegiatan social sehari bersama pemulung yang dilaksanakan Darwin Susandy dijalan rumbia Selatpanjang itu murni kegiatan social. 
 
"Sayakan dari tadi ada disini, saya tidak ada melihat simbul-simbol atau aktribut partai, begitu dalam penyampainya juga murni tidak ada usur politiknya," sebutnya singkat. (fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar