• Home
  • Sosial
  • Demi Pembangunan, Dishub Dumai Konsen Tangani Kebocoran PAD

Demi Pembangunan, Dishub Dumai Konsen Tangani Kebocoran PAD

Rabu, 12 Maret 2014 14:02 WIB

DUMAI - Bebeberapa hari belakangan ini instansi Pemerintah Kota Dumai yaitu Dinas Perhubungan diterpa informasi tidak sedap terkait adanya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) di berbagai bidang mulai dari parkit hingga di UPT Terminal Barang.


Untuk menekan kebocoran seperti yang berkembang selama ini, Dinas Perhubungan Kota Dumai telah melakukan berbagai upaya pemantauan. Mulai dari pemasangan CCTV dan sidak yang secara langsung dilakukan Kepala Dinas Perhubungan Dumai sendiri.


Taufik Ibrahim, Kadishub Dumai saat berbincang-bincang mengutarakan permasalahan yang ada. Bahkan dirinya menjelaskan tentang kejadian yang sebenarnya terjadi di instansi itu. Mulai dari mekanisme kerja dan pendapatan asli daerah yang mampu digalinya.


"Saya berkeja disini sudah semaksimal mungkin menekan kebocoran PAD tersebut. Kami tidak tinggal diam saja dalam masalah ini. Berbagai upaya sudah kita lakukan bersama tim di Dishub sendiri," ungkap Taufik Ibrahim, Rabu (12/3/14).


Dijelaskannya, bahkan dalam hal ini pihaknya sudah merubah kebijakan, namun perubahan itu masih mengutamakan koridor ketentuan yang berlaku. Makanisme dan sistem saat ini sudah mulai pembenahan sehingga mampu mengoptimalkan PAD.


"Monitoring melalui CCTV yang saat ini kita terapkan. Bahkan dalam waktu dekat kita akan memasang alat yang mampu menghitung alur lalulintas. Sehingga kendaraan yang melintasi alat itu akan terhitung dengan sendirinya," kata Taufik.


Tidak itu saja, sistem komputerisasi dan online akan menjadi kebijakan baru yang diterapkan Dinas Perhubungan Kota Dumai. Dengan adanya kebijakan baru ini, segala sesuatunya akan mudah untuk diketahui apa yang sebenarnya terjadi.


"Kita tidak main-main dalam masalah ini. Saya yakini semua itu akan membawa perubahan Dinas Perhubungan sendiri. Bahkan masyarakat sendiri juga akan mendapatkan kemudahan saat melakukan pengurusan izin, karena sudah sistem online," jelasnya.


Apa yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Dumai itu rupannya mendapatkan dukungan penuh dari Walikota Dumai Khairul Anwar. Dia mensuport segala ide-ide Dinas Perhubungan Dumai dalam menjalankan mekanisme tersebut.


"Intinya kita sangat mendukung apa yang digagasnya itu, tapi yang perlu kita ingatkan jangan sampai menyalahi aturan. Apalagi selama ini instansi itu sedang mendapat sorotan dari berbagai pihak soal kebocoran PAD," katanya ditempat terpisah.


Khairul Anwar menyarankan kepada pimpinan Dishub Dumai untuk merubah alur dalam meraup PAD. Aluran yang dirubah itu tujuannya agar dapat diketahui penyebab permasalahan yang mencuat di publik selama ini.


"Rubah cara lama dan tetapkan cara baru. Dengan adanya cara baru itu kita bisa mengetahui tentang permasalahnya. Sehingga kita mampu menekan permasalahan itu dan mampu mewujudkan program pembangunan daerah ini," sarannya.***(adv/hum/adi) 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar