• Home
  • Sosial
  • Dibimbing Pemko Dumai, Panen Petani Langsung Meningkat

Dibimbing Pemko Dumai, Panen Petani Langsung Meningkat

Minggu, 31 Mei 2015 20:45 WIB
DUMAI - Dalam panen perdana Kelompok Tani (Poktan) Karya Muda Bersatu berbuah hasil yang cukup signifikan. Dimana sebelumnya para petani yang bercocok tanam disana hanya mendapatkan hasil panen sekitar 3,7 ton perhektar.

Namun setelah dilakukan pembimbingan dari pihak Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kota Dumai beserta Kodim 0320/Dumai terjadi peningkatan panen yakni mencapai 5,7 ton perhektarnya.

Pelaksanaan panen perdana yang berlangsung di Jalan Air Bersih Kelurahan Teluk Binjai itu merupakan kerjasama antara Kodim 0320/Dumai dengan Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kota Dumai dalam meningkatkan produksi pangan di Kota Dumai.

Dimana, kegiatan tersebut dimulai dari mengambil hasil panen padi tersebut, hingga padi itu di masukkan kedalam mesin perontok guna memisahkan antara gabah dengan tangkainya hingga nantinya gabah tersebut digiling menjadi beras jadi.

Kepala Distanbunhut Kota Dumai Dwi Orisyawan menyampaikan dalam giat panen perdana Poktan Karya Muda Bersatu yang bekerjasama dengan Kodim 0320/Dumai menghasilkan jumlah yang signifikan, dimana hasil panen mencapai 5,7 ton perhektarnya.

"Itu tentunya merupakan hasil yang sangat signifikan, untuk kualitas beras sendiri lumayan bagus, setelah kita bersama pihak Kodim 0320/Dumai dalam melakukan pembimbingan kepada para petani dengan memberikan pupuk organik dan lainnya, kini petani Kota Dumai telah berhasil menghasilkan jumlah panen yang sangat memuaskan," ujar Kadistanbunhut Kota Dumai.

Menurutnya, untuk meningkatkan hasil dan kualitas padi pihaknya akan terus berupaya melakukan perubahan kedepannya. Baik itu melakukan sosialisasi kepada para petani maupun trobosan lainnya dalam meningkatkan swasembada pangan di Kota Dumai.

"Untuk peralatan sudah termasuk lengkap, namun hanya lahan yang menjadi permasalahan saat ini, dimana diketahui lahan yang digunakan petani saat ini ialah lahan milik PT. Pelindo dengan status pinjam pakai. Untum itu kedepannya kita mengharapkan agar petani Kota Dumai dapat mempunyai lahan sendiri," tukasnya.

Sementara itu Kasdim 0320/Dumai Mayor Arh Sudiyono menambahkan, program ketahanan pangan memang menjadi atensi yang harus dilakukan oleh pihaknya, untuk itu sebagai pihak pensuport bagi petani akan terus membimbing dalam menjaga program ketahanan pangan tersebut.

"Kita akan tetap berkoordinasi dengan pihak Distanbunhut untuk membimbing dan mensuport para petani dalam program ketahanan pangan," tambah Mayor Arh Sudiyono.

Dikatan Sudiyono, pihaknya bersama Distanbunhut Kota Dumai akan berupaya memotivasi kelompok tani agar mereka mau melakukan pertanian sehingga produksi pangan meningkat.

"Harapan kita ini akan menjadi suatu pendorong bagi petanin lainnya dalam meningkatkan produksi pangan di Kota Dumai, sehingga produksi pangan Kota Dumai tetap terjaga," tutupnya.

Pantauan dilapangan, acara panen perdana Poktan Karya Muda Bersatu tersebut dihadiri oleh Dandim 0320/Dumai Letkol Kav Afkar Mulya,SE yang diwakili oleh Kasdim 0320/Dumai Mayor Arh Sudiyono, Kadistanbunhut Kota Dumai Dwi Orisyawan, Anggota Kodim 0320/Dumai.

Kemudian Ketua Poktan, PPL dan Anggota Poktan Karya Muda Bersatu. Sementara terkiat jenis padi yang ditanam adalah Ciherang dengan usia tanam selama 120 hari panen, dan hasil panen dari jenis padi Ciherang 1 HA : 5,7 Ton, dengan luas lahan padi 0,5 HA : 2,85 Ton.

Terlihat dari hasil panen perdana Poktan Karya Muda Bersatu dalam bimbingan Distanbunhut Kota Dumai dan Kodim 0320/Dumai lebih meningkat dibanding hasil panen sebelumnya.

Hal ini diyakini berkat adanya bimbingan dari Personil Kodim yang terus mendampingi para petanu selama masa tanam hingga panen, dimana pengetahuan dan tata cara bertani yang baik dan sesuai dengan contoh terus diberikan oleh Personil Kodim 0320/Dumai kepada petani dari awal hingga panen. 

(adv/hum/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar