• Home
  • Sosial
  • Diskes Pelalawan Musnahkan Alat Kesehatan Siap Pakai

Diskes Pelalawan Musnahkan Alat Kesehatan Siap Pakai

Minggu, 29 Desember 2013 17:24 WIB

PELALAWAN - Sebagai salah satu bentuk melindungi masyarakat dari bahaya yang disebabkan oleh penggunaan sediaan farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatan, Dinas Kesehatan melakukan pemusnahan alat-alat kesehatan habis pakai serta obat-obatan yang kadaluarsa atau expired.

"Ya, pemusnahan alkes dan obat-obatan expired itu kami gelar di RSUD Selasih. Total keseluruhan alkes serta obat-obatan yang kami musnahkan seberat 1,1 ton," terang Kepala Dinas Kesehatan, Dr Endit, melalui Kabid Pelayanan Kesehatan (yankes), Agus Subagja SKM, pada media ini via selulernya, kemarin.

Dalam pemusnahan alkes dan obat-obatan expired itu, tim pemusnahan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Bappeda Pelalawan, Inspektorat Pelalawan, RSUD Selasih, Bagian Aset Pemkab Pelalawan serta Pemkab Pelalawan sendiri yang diwakili oleh Staff Ahli Bupati Pelalawan, Drs Abdurahman, hadir di acara tersebut.

"Tim pemusnahan alkes serta obat-obatan kadaluarsa itu di SK kan oleh Bupati Pelalawan. Alkes serta obat-obatan yang dimusnahkan itu adalah yang terkumpul dari tahun 2004 sampai tahun 2013," ujarnya.

Untuk alkes sendiri, sambungnya, adalah alat-alat kesehatan yang habis pakai semisal jarum suntik. Sementara untuk obat-obatan jenisnya seperti pil, syrup, puyer. Pemusnahan alat-alat kesehatan serta obat-obatan expired ini dikumpulkan oleh Dinas Kesehatan dari seluruh Puskesmas yang ada di daerah ini.

"Alkes dan obat-obatan yang dimusnahkan ini dananya bukan hanya dari APBD Pelalawan saja, tapi juga ada yang dari APBD Provinsi," katanya.

Disinggung soal pemusnahan yang akan menjadi agenda rutin ini, Agus membantahnya. Pasalnya, pemusnahan ini dilakukan tergantung dari banyak atau tidaknya alkes atau obat-obatan kadaluarsa yang akan dimusnahkan. 

Jika alkes dan obat-obatan expired telah banyak maka akan segera dilakukan pemusnahan. "Jadi ini bukan kegiatan rutin, kita hanya melihat dari banyak atau tidaknya saja alkes dan obat-obatan yang harus dimusnahkan," tegasnya menutup. (Jhon)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar