Forum Kontributor Taja Pelatihan Jurnalistik Telivisi
Minggu, 27 Oktober 2013 16:56 WIB
PEKANBARU - Pelatihan jurnalistik televisi yang ditaja oleh Forum Kontributor Televisi Riau mendapat sambutan antusias. Beberapa segmen yang disajikan oleh narasumber tidak luput dari perhatian dari peserta pelatihan. Sejumlah pesertapun silih berganti mengajukan pertanyaan karena banyak menemukan hal hal yang baru dalam pelatihan tersebut.
Para peserta diajak menyelami pengenalan berita televisi dengan berbagai materi seperti, teknik penggunaan kamera, fungsi reporter kamerawan, dan penggunaan bahasa, serta teknik menembus mewawancarai nara sumber pelatihan yang berlangsung pada hari Sabtu (26/10) di Pustaka Wilayah Soeman Jalan Sudirman Pekanbaru ini.
Sebanyak 42 peserta terdiri dari Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Riau diantaranya, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Qasim (Susqa) Pekanbaru, Universitas Riau (UR) serta sejumlah media massa.
Acara pelatihan jurnalistik televisi dengan mengangkat tema: Tv News Technical News Skill and Basic Juornalist ini, menghadirkan praktisi televisi berpengalaman Aldian yang sudah belasan tahun bekerja di televis nasional SCTV.
Dalam beberapa materi yang tersaji dalam pelatihan tersebut, nara sumber menekan pemahaman dalam membuat sebuah berita televisi, karena kupasan berita televisi sangat berbeda dengan media lainnya. Dalam berita televisi yang paling diutamakan adalah visual (pengambilan gambar), bahkan seorang kamerawan yang baik, setiap pengambilan gambar secara tidak langsung bisa menceritakan sebuah peristiwa.
“Visual merupakan sesuatu yang vital atau yang paling diutamakan dalam dunia televisi, sementara naskah hanya sebagai pendukung atau memperkuat setiap visual yang kita ambil,” jelas Aldian.
Aldian menjelaskan, selain pentingnya visual, peran antara kamerawan dengan reporter sama pentingnya, mereka harus saling melengkapi dan bisa bekerjasam dengan baik. Kemudian, disamping harus memahami teknik tapi etika dalam pengambilan gambar juga harus diperhatikan.
Sementara itu, Ketua Forum Kontributor Televisi Riau, Yudi Saputra mengatakan, latar belakang terselenggaranya pelatihan ini, merujuk dari rasa kepedulian melihat dunia televisi di Riau termasuk insan yang bekerja di dalamnya. Oleh karena itu dengan memberikan pendidikan tentang dunia televisi, diharapkan akan muncul pemahaman tentang dunia televisi.
“Kita melihat pertumbuhan dunia televisi sangat menjanjikan , namun sumber daya manusianya masih sangat minim, karena selama ini kita melihat masih banyak pekerja pers televisi kurang memahami perannya, baik dalam pengambilan gambar maupun dalam membuat sebuah berita televisi,” jelas Yudi Bogel. ***(rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

