Gubri Annas Sudah Lama tak Sambangi Posko Karhutla
Kamis, 13 Maret 2014 14:17 WIB
PEKANBARU - Disaat musibah kabut asap kian mengganas dan dampak buruknya kian membahayakan masyarakat Riau secara luas, justru Gubernur Riau Annas Maamun cenderung tenang-tenang saja. Bahkan, hari ini, Kamis (13/3/14) mantan Bupati Rokan Hilir tersebut memilih pulang kampung ke Bagansiapiapi tanpa agenda dinas yang jelas.
Sudah sepekan ini nyaris tidak ada kebijakan Gubri Annas yang menunjukkan perhatian khususnya untuk musibah kabut asap. Tidak ada intruksi ataupun kebijakan krusial untuk solusi dari masalah serius yang sedang terjadi.
Ketikdak-pedulian Gubri Annas terhadap musibah kabut asap juga bisa dilihat dari enggannya ia mengetahui secara langsung perkembangan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan Satgas Karhutla. Sudah lebih sepekan Gubri tak menyambangi Posko Satgas Karhutla di Lanut Roesmin Nurdjadin Pekanbaru.
Keberadaan terakhir Gubri Annas di Posko Satgas Karhutla pada Rabu (5/3/14) silam. Itupun karena mendampingi Menteri Kehuanan Zulkifli Hasan datang meninjau. Setelah itu senyap. Tak pernah lagi ada atensi Gubri terhadap upaya penanggulangan Karhutla dan dampak musibah asap yang ditimbulkannya.
Demikian juga rapat koordinas membahas perkembangan Karhutla. Sudah lebih sepekan tak pernah lagi digelar. Terakhir rapat koordinasi yang menghasilkan perpanjangan masa tanggap darurat hingga 26 Maret digelar bersama kunjungan Menhut.
Seorang pejabat penting di instansi yang terkait Karhula juga mengaku bingung dengan kondisi saat ini. "Sekarang ini memang kami bingung. Mau berbuat apa untuk mengatasi masalah asap," keluh pejabat yang menolak disebut nama dan jabatannya saat berbincang dengan riauterkinicom di Pekanbaru, Kamis (13/3/14) ***(mad)
Sudah sepekan ini nyaris tidak ada kebijakan Gubri Annas yang menunjukkan perhatian khususnya untuk musibah kabut asap. Tidak ada intruksi ataupun kebijakan krusial untuk solusi dari masalah serius yang sedang terjadi.
Ketikdak-pedulian Gubri Annas terhadap musibah kabut asap juga bisa dilihat dari enggannya ia mengetahui secara langsung perkembangan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan Satgas Karhutla. Sudah lebih sepekan Gubri tak menyambangi Posko Satgas Karhutla di Lanut Roesmin Nurdjadin Pekanbaru.
Keberadaan terakhir Gubri Annas di Posko Satgas Karhutla pada Rabu (5/3/14) silam. Itupun karena mendampingi Menteri Kehuanan Zulkifli Hasan datang meninjau. Setelah itu senyap. Tak pernah lagi ada atensi Gubri terhadap upaya penanggulangan Karhutla dan dampak musibah asap yang ditimbulkannya.
Demikian juga rapat koordinas membahas perkembangan Karhutla. Sudah lebih sepekan tak pernah lagi digelar. Terakhir rapat koordinasi yang menghasilkan perpanjangan masa tanggap darurat hingga 26 Maret digelar bersama kunjungan Menhut.
Seorang pejabat penting di instansi yang terkait Karhula juga mengaku bingung dengan kondisi saat ini. "Sekarang ini memang kami bingung. Mau berbuat apa untuk mengatasi masalah asap," keluh pejabat yang menolak disebut nama dan jabatannya saat berbincang dengan riauterkinicom di Pekanbaru, Kamis (13/3/14) ***(mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

