HUT IBI Ke 63, Bidan Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan
Kamis, 30 Oktober 2014 18:13 WIB
KAMPAR - Bidan merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan, terutama pelayanan kepada ibu dan anak.Hal ini disampaikan Bupati Kampar H. Jefry Noer diwakili Asisten Perekonomian dan Kesra Setdakab Kampar Nukman Hakim pada acara peringatan hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke-63 diaula Kantor Bupati Kampar (30/10/14).
Nukman Hakim menyampaikan selain sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan, bidan juga merupakan tenaga kesehatan untuk menekan kematian ibunda anak.
"Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Kampar saat ini menempatkan bidan disetiap pelosok desa yang nantinya dapat melayani masyarakat demi tercapainya tujuan MDGs pada tahun 2015,"ujarnya.
Ditambahkannya MDGs bertujuan menurunkan angka kematian 102 peseratus ribu kelahiran hidup, serta menurunkan angka kematian bayi menjadi 23 perseribu kelahiran hidup.
"Untuk itu dibutuhkan bidan yang terampil dan handal serta mempunyai pengetahuan yang cukup agar dapat memberikan pelayanan yang optimal,"terangnya.
Nukman Hakim juga berpesan kepada para bidan untuk senantiasa meningkatkan ilmu pengetahuan bidan, setiap ilmu pengetahuan pasti bertambah maju dan selalu mengalami perubahan "jangan pernah merasa puas dengan ilmu yang kita miliki " ujar Nukman Hakim.
Diakhir sambutannya Nukman Hakim mengatakan bidan harus mendukung program 5 pilar pembangunan Pemdakab Kampar yakni pilar ke 4 pembangunan dibidang kesehatan,"Baik itu sarana serta prasarana juga menyiapkan sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan, yang maksimal kepada masyarakat," papar Nukman Hakim.
Ketua pengurus Daerah IBI Kabupaten Kampar Susilawati menyampaikan Bidan diharapkan untuk meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan kebidanan guna menambah pengetahuan bidan sehingga menambah kontribusi kepada masyarakat dan pengabdian bidan.
Susilawati juga mengharapkan ada perbaikan intensif untuk bidan, dirinya mengumpamakan bahwa bidan tidak sama dengan dokter, dokter ibarat atap, bidan ibarat lantai, dirinya juga berharap minimal posisi bidan ada dibawah dokter paparnya.
Sementara itu Ketua pengurus IBI Propinsi Riau Hj. Kasmarni mengungkapkan salah satu tujuan bidan adalah berupaya menekan kematian ibu dan anak, angka kematian sekarang semakin meningkat , bukan menurun. pelayanan bidan adalah preventif dan promotif, berlandaskan kemitraan dan pemberdayaan masyarakat, untuk itu bidan dituntut untuk bersikap profesional paparnya.
HUT Bidan yang ke-63 kali ini dihadiri oleh 400 orang bidan dari 21 seluruh kecamatan di seluruh Kabupaten kampar. Perayaan HUT bidan ini juga diisi dengan pemasaran seminar tentang persiapan dan kesiapan Bidan dalam menghadapi MDGsegala tahun 2015 mendatang, hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Herlin Ramola beserta beberapa Dokter dari Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

