• Home
  • Sosial
  • Hujan Tak Halangi Demo Ratusan Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau

Hujan Tak Halangi Demo Ratusan Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau

Senin, 21 September 2015 19:37 WIB
PEKANBARU - Meski hujan mengguyur wilayah Pekanbaru, tak membuat surut nyali mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya di halaman Kantor Gubernur Riau, tentang masalah bencana kabut asap dan karhutla.

Ratusan gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) terus bertahan di halaman Kantor Gubernur, menunggu orang nomor satu di provinsi ini keluar untuk menandatangani MoU yang telah ditolak. 

Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman sampai saat ini tidak bersedia menandatangani, karena dari MoU yang disodorkan meminta dirinya meletakkan jabatan, jika pada tahun depan masih terjadi kabut asap, yang diakibatkan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Riau. 

Seperti diberitakan sebelumnya, pasca penolakan Andi begitu Plt Gubri biasa disapa langsung masuk ke ruang kerjanya di gedung utama kantor gubernur. 

Sementara ratusan mahasiswa mengancam, jika Andi tidak bersedia menandatangani, akan menginap hingga esok hari serta akan menduduki kantor gubernur. 

Menurut Gubernur BEM Unilak Razak Karangan, aksi serta meminta agar MoU tersebut ditandatangani orang nomor satu di Riau tersebut, agar persoalan asap di Riau tidak lagi terjadi. Hal itu penting agar tidak ada lagi yang namanya "main-main" dalam persoalan asap.

"Kalau memang gentle ayo tanda tangani, ini penting berani tidak dia sebagai seorang pemimpin," ungkap mahasiswa. 

Sebelum memasuki halaman kantor gubernur, ratusan mahasiswa ini terlebih dahulu mendobrak pagar pintu masuk utama. Setelah berhasil membobol, ratusan mahasiswa langsung merengek dan meminta ditemui Andi agar menandatangani MoU yang mereka sodorkan. 

Ada pun gabungan BEM se Riau tersebut terdiri dari BEM UIN, UIR, Unilak, Unri, Universitas Abdurab, Universitas Pasir Pengaraian, Universitas Kuansing.

(rdk/rtc)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Karhutla
Komentar