Kadisnakertrans Dumai Tutup Pelatihan Berbasis Kompetensi 2016
Rabu, 25 Mei 2016 18:52 WIB
DUMAI - Penyerahan Sertifikat tandai penutupan pelatihan berbasis kompetensi program pendidikan dan pelatihan bagi pencari kerja di UPT Latihan Kerja wilayah II tahun anggaran 2016 seperti, pelatihan sepeda motor, komputer, las listrik, pertanian, menjahit, bordir, prossesing, tata boga, dan instalasi listrik.
Pelatihan yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau ini secara resmi di tutup oleh Kadisnakertrans Dumai Drs Amiruddin didampingi Kapolsek Dumai Barat Kompol Sasli Rais dan Kepala UPT Latihan Kerja Provinsi Riau di Dumai Zul Abrar pada, Rabu (25/5).
Amiruddin mengucapkan terimakasih kepada Balai Latihan Kerja Provinsi Riau yang telah membekali putra dan putri Dumai sesuai dengan bidang yang dipilihnya dalam mengikuti pelatihan ini.
"Saya berharap pelatihan yang sudah dilakukan dapat diaplikasikan peserta untuk membuka lapangan usaha dan peluang kerja di tengah masyarakat dan ilmu yang didapat bisa digunakan dengan sebaik–baiknya guna membangun daerah ini," harapnya.
Baca juga: SMKN 2 Dumai Buka Penerimaan Siswa Baru Jurusan Alat Berat
Dumai sebagai kota industri banyak membutuhkan tenaga kerja. Tentu tenaga kerja yang dimaksud harus sesuai pula dengan kebutuhhan perusahaan, sehingga ketersediaan tenaga kerja sesuai pasar kerja menjadi penting.
"Ya pelatihan-pelatihan seperti ini sangat perlu dilakukan dalam upaya mengisi lapangan kerja yang tersedia di perusahaan. Maka dari itu, diharapkan pelatihan ini bisa mampu mendorong program pengetasan kemiskinan dan pengangguran," harapnya lagi.
Sementara, Kepala UPT Latihan Kerja Provinsi Riau di Dumai, H Zul Abrar usai penutupan kegiatan pelatihan berbasis kompetensi program pendidikan dan pelatihan bagi pencari kerja di UPT Latihan Kerja wilayah II TA 2016 berharap, BLK ini memberikan kontribusi bagi generasi muda, mulai dari Kota Dumai, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rohil dan Bengkalis dalam bentuk pembekalan atau mendapatkan keterampilan, sehingga ketika turun ke lapangan mereka sudah siap untuk bekerja.
"Diharapkan keluarnya mereka dari UPT Latihan Kerja ini bisa membuka lapangan pekerjaan baru sehingga dapat merekrut tenagakerja dan mengurangi angka pengangguran," kata Zul seraya menambahkan, agar BLK ini menjadi wadah yang baik bagi generasi muda dalam mendapatkan skill yang baik guna membangun daerah ini.
Lanjut Zul, untuk melaksanakan kegiatan di UPT Latihan Kerja ini, pihaknya mendapatkan anggaran dari APBD Provinsi Riau dan APBN untuk operasional pelatihan.
"Alhamdulillah setiap tahun mendapatkan anggaran dan telah ratusan orang digembleng mendapatkan berbagai keterampilan sehingga mereka bisa bekerja di berbagai perusahaan di Dumai," tuturnya.
Pelatihan Berbasis Kompetensi ini berlangsung selama 36 hari atau 360 jam dengan jumlah 160 orang untuk 9 kejuruan. Pelatihan ini sudah dibuka pada 11 April lalu dan ditutup 25 Mei 2016.
(rdk/rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Hukrim
Terlibat Narkoba, Polisi Tangkap Seorang ASN Pemprov Riau di Jakarta
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Kesehatan
Wawako Dumai Imbau Masyarakat Dukung Program 2 Anak Cukup
-
Ekbis
Walikota Dumai Kumpulkan Pimpinan Perusahaan Industri Sungai Sembilan

