• Home
  • Sosial
  • Kapolda Riau Tinjau Pembangunan Markas Polres Rohul

Kapolda Riau Tinjau Pembangunan Markas Polres Rohul

Kamis, 12 Desember 2013 15:35 WIB

ROKAN HULU - Kepala Kepolisian Daerah Riau, Brigjend Pol Condro Kirono, meninjau pembangunan Markas Polisi Resor Rokan Hulu di Pesagang, Kecamatan Rambahsamo, Kamis (12/12/2013). Markas ini dinilai merupakan markas paling termegah di Indonesia.

Pembangunan Mapolres Rohul yang diperkirakan baru tuntas tahun 2015 menelan biaya dana hibah dari APBD Rohul tahun 2012-1015 sebesar Rp 56 miliar. Meski markas dinilai paling termegah, kata Kapolda Riau, pihaknya masih kekurangan personel.

Menurutnya, sebagai satuan komando operasional dasar, Polda harus memback up semua Polres di 12 kabupaten/ kota. Untuk Polres Rohul seharusnya jumlah personel 1.148 orang, namun baru terpenuhi 548 personil.

"Jumlah personel belum sesuai dengan kondisi Rohul karena banyaknya terjadi konflik di masyarakat," kata Kapolda Riau.

Meski begitu, jelas Kapolda, sesuai kebijakan Polri, Polres Rohul juga harus melakukan pembinaan untuk menghentikan konflik agar tidak semakin melebar. Polsek harus dapat menciptakan situasi Kamtibmas kondusif atau "Communty Polisi", sehingga kepolisian dapat meminimalisir konflik sengketa lahan.

Diakuinya, untuk meminimalisir konflik bukan saja tugas Polri, namun harus melibatkan seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah. Dia mengharapkan, adanya fasilitas baru itu tidak menjadikan anggota kepolisian arogan kepada masyarakat, namun lebih menciptakan rasa aman dan tenteram.

Pada kunjungannya itu, Kapolda Riau juga meletakan batu pertama di proyek pembangunan Mapolres Rohul di Rambahsamo, dan turut dihadiri Bupati Rohul Drs H Achmad M.Si, para perwira di Polda Riau, Forkompinda Rohul, kepala satuan kerja, seluruh Kapolsek di Rohul, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan lainnya.

Usai peletakan batu pertama, Bupati Achmad mengakui Pemkab Rohul akan terus mendukung dalam menciptakan Kamtibmas di daerahnya karena merupakan modal utama dalam mensejahterakan masyarakat.

Bupati mengungkapkan, untuk pembangunan Mapolres Rohul, Pemkab Rohul anggarkan dana hibah Tahun Anggaran 2012-2015 sebesar Rp 56 miliar. Tidak hanya itu, melalui anggaran tahun ini Pemkab juga berikan bantuan 1 unit mobil Dalmas, 1 unit mobil double kabin, 10 unit sepeda motor bertenaga 250 cc.

Dan pada tahun anggaran tahun 2014, masih melalui dana hibah, Pemkab Rohul juga merencakan membantu 1 unit mobil Dalmas, 5 unit sepeda motor trail KLX, dan 4 unit sepeda motor bertenaga 250 cc.

Alasan Pemkab Rohul memberikan hibah, karena secara geografis Rohul sangat rentan dengan gangguan Kamtibmas, apalagi daerah ini berada di jalur lintas tiga provinsi yakni Provinsi Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Seperti antara Kabupaten Tapanuli Selatan (Sumut) dengan Bangunpurba, Kabupaten Padang Lawas (Sumut) dengan Tambusai, Kabupaten Pasaman (Sumbar) dengan Rokan IV Koto serta Pendalian IV Koto.

Saat ini, tambah bupati, Pemkab Rohul juga tengah membangun 4 Posko di perbatasan. Posko itu untuk mencegah konflik tapal batas, termasuk meminimalisir konflik lahan akibat tumpang tindih kepemilikan dan menyebabkan konflik berkepanjangan.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar