• Home
  • Sosial
  • Kesra Segera Koordinasi dengan MUI Meranti Bahas Edara Doa Bersama

Kesra Segera Koordinasi dengan MUI Meranti Bahas Edara Doa Bersama

Senin, 19 Januari 2015 16:11 WIB
Bupati Meranti Irwan Nasir menggelar temu ramah dengan masyarakat Desa Banglas, Tebingtinggi. Dalam kesempatan itu ia mengatakan, keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari peran serta masyarakat. (foto: Humas Setdakab Meranti)
MERANTI : Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti nampaknya serius akan menerapkan pola sikap baru setiap usai menjalani ibadah shollat Jumat. Pola yang akan diterapkan ini yaitu doa bersama demi kemakmuran masyarakatnya.

Bahkan tidak tanggung-tanggung Bupati Meranti Irwan mengintrusikan ke Kabag Kesra Setdakab Meranti untuk segera membuat surat edara yang nantinya akan disebarkan ke seluruh masjid yang ada di daerahnya dan menerapkan sistem baru itu.

Kabag Kestra Setdakab Meranti langsung membuat edara baru ,yang nantinya edaran tersebut akan segara di kirim  ke Kemenag untuk diteruskan ke masjid-masjid yang ada di wilayah Kepulauan Meranti.

Edaran tersebut, bertujuan untuk mengajak masyarakat melakukan doa bersama seusainya sholat jumaat, untuk mendoakan negeri dan pemimpin-pemimpin agar medapatkan ridho dari Allah SWT. 

Sebagai mana yang diusulkan oleh masyarakat pada dialog dengan masyarakat yang dilaksanakan di masjid Ar-Rahman Desa Banglas Kecamaan Tebingtinggi, Selasa (12/1) lalu.
   
"Dalam waktu dekat ini, kita akan segera melakukan koordinasi dengan Majlis Ulama (MUI), untuk membahas wancana doa bersama seusainya sholat Jumat, sebagaimana yang diusulkan oleh warga saat berdialog bersama Bupati Irwan," ujarnya, Senin (19/1/15).

Dikatakan Rosdaner, itu itu merupakan  gawenya MUI Kepulauan meranti, kita hanya siapatnya mendukung, oleh karena itu untuk menindak lanjut intruksi bupati kemarin kita akan segera melakukan Rapat koordinasi dengan  pihak MUI,in sah Allah dalam waktu dekat ini, kita akan bahas persolan tersebut.

Menurut Rosdaner usulan tersebut, sangat baik, dan tidak ada salahnya jika kita terapkan nantinya, karena itu merupakan untuk kebaikan kita bersama,untuk negeri dan untuk para pemimpin,jadi apa salahnya kita melaksanakan doa bersama tersebut'ungkapnya.

Menurut, rosdaner, Nabi saja di lepar orang dengan kotoran masih didoakannya orang tersebut, demi untuk kebaikan, jadi tidak ada salah jika, doa bersama selepas sholat jumaat tersebut kita laksanakan di setiap masjid.

(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar