Kecewa Persekusi di Bali
Ketua LAM dan Tokoh Riau Jemput Kepulangan Ustadz Abdul Somad di Bandara
Hadi Pramono Minggu, 10 Desember 2017 20:36 WIB
PEKANBARU - Lebih seratus umat Islam memadati VVIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Kota Pekanbaru, Ahad (10/12/17).
Mereka datang menjemput kedatangan Ustadz Abu Somad (UAS) yang kemarin sempat mengalami persekusi oleh sejumlah orang saat bersafari dakwah di Denpasar, Bali.
Turut datang menjemput Ketua Dewan Limpinan Harian Lembaga Adat Melayu (DPH LAM) Riau, Syahril Abu Bakar, Pengacara Gerakan Nasional Pembela Islam (GNPI) Kapitra Ampera dan sejumlah tokoh lainnya.
Sekitar pukul 13.30 WIB UAS tiba di VVIP disambut denga pekikan takbir. Satu persatu menyambutnya dengan salam dan pelukan hangat. Mereka menyatakan akan membela UAS dari siapapun yang menyakiti fisik dan perasaannya.
"Apa yang terjadi di Bali sangat kita sayangkan. Itu tindakan yang mencedireai kerukunan umat beragama. Sebagai orang Riau kita akan bela Ustasz Abu Somad dari setiap gangguan," ujar Syahril Abu Bakar.
Suasana kembali sejuk setelah UAS menjelaskan bahwa persoalan di Bali sudah selesai. Tindakan sekelompok orang di Hotel Aston Denpasar bukan cerminan masyarakat Bali secara umum. Toleransi beragama di Bali tetap terjaga.
"Buktinya Raja Bali dan beberapa tokoh Hindu Bali hadir dan mendengarkan ceramah saya," tutur UAS.
Setelah mendapat penjelasan UAS, massa yang datang makfum. Mereka kemudian kembali bersalaman dengan UAS untuk melepas kepergian ulama muda tersebut pulang ke rumah, setelah menjalani safari dakwah di Pulau Dewata.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Kesehatan
Dipimpin Kapolri Secara Virtual, Kapolda Gelar Vaksinasi di Kantor LAM Riau
-
Ekbis
LAM Riau Minta Pancung Alas 30 Persen di WK Blok Rokan
-
Hukrim
Kapolda Riau Lepas 100 Pasukan Brimob Menuju Papua
-
Sosial
Dewan Pers Mengapresiasi Pergub PIP Pemprov Riau
-
Kesehatan
Kepatuhan Rumah Sakit Mengisi SIRS Memantau Kebutuhan Oksigen
-
Ekbis
Wali Kota Pekanbaru Desak Pemindahan Bandara Sultan Syarif Kasim II

