Komitmen Pertamina Jalankan Tanggung Jawab Sosial
Jumat, 14 November 2014 14:18 WIB
Perusahaan PT. Pertamina (Persero) RU II Dumai merupakan salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang aktif melaksanakan empat kreteria Corporate Social Responsibility (CSR). Selama beberapa bulan
terakhir, misalnya, Pertamina mengucurkan program CSR baik di Dunia Pendidikan, Lingkungan, Masyarakat, dan Kesehatan di wilayah operasionalnya.
Semua itu dilakukan dalam Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat Pertamina didasarkan pada beberapa landasan regulasi, kegiatan memberikan kontribusi kepada masyarakat sudah dilakukan Pertamina sejak kelahiran
nya, 10 Desember 1957 karena perusahaan didirikan dengan perjuangan dan untuk membiayai perjuangan, pembangunan, dan manfaat sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, sesuai proporsinya sebagai perusahaan.
Tanggung jawab sosial perusahaan PT. Pertamina (Persero) RU II Dumai sudah banyak dilakukan. Dimana tanggung jawab sosial perusahaan merupakan suatu aspek khusus yang harus dibuat untuk menarik konsumen, membentuk citra dan sebagai pembentuk kualitas pada produk perusahaan.
Sejarah singkat PT. Pertamina adalah PT. Pertamina merupakan perusahaan minyak dan gas bumi milik BUMN. Pertamina merupakan penggabungan dari dua buah perusahaan yaitu PN PERMINA dan PN PERTAMIN, penggabungan ini terjadi pada tahun 1968.
Visi dan Misi empat pilar CSR yang digaungkan Pertamina ini sudah jelas, yaitu, Menuju Kehidupan Lebih Baik. Sedangkan Misinya sendiri, Pertamina berhasil melaksanakan komitmen korporat atas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang akan memberikan nilai tambah kepada semua pemangku kepentingan untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.
Melaksanakan tanggung jawab korporat dan kepedulian sosial untuk sebuah pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Tujuan empat kriteria CSR PT Pertamina RU II Dumai sendiri yaitu, secara eksternal adalah membantu pemerintah memperbaiki Indeks Pembangunan Manusia (IPM), melalui pelaksanaan program-program yang membantu pencapaian target pembangunan millenium atau Millenium Development Goals (MDGs).
"Secara Internal adalah membangun hubungan yang harmonis dan kondusif dengan semua pemangku kepentingan (stakeholder) untuk mendukung pencapaian tujuan korporasi terutama dalam membangun reputasi korporasi," kata GM Pertamina (Persero) RU II Dumai Nyoman Sukadana, pada kesempatan sebelumnya.
Berawal dari CSR Dunia Pendidikan, kriteria ini merupakan sebagai komitmen perusahaan untuk turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan dan untuk peningkatan akses komunitas terhadap pendidikan di Kota Dumai.
CSR Pertamina bidang Pendidikan melaksanakan sejumlah program antara lain meliputi, program beasiswa, pembangunan gedung sekolah, penyerahan perangkat komputer dan internet. Semua itu dilakukan untuk mendapatkan kwalitas mutu pendidikan yang lebih baik sehingga mampu menekan angka kebodohan di Indonesia terkhusu Kota Dumai.
Pada kesempatan sebelum, Senior Maganer PT Pertamina Eko Wahyo, mengatakan bantuan biaya pendidikan merupakan wujud kepedulian Pertamian RU II di bidang pendidikan yang disalurkan melalui program CSR.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan Pertamina ini, merupakan bantuan pendidikan yang ditujukan kepada siswa kurang mampu dan disalurkan melalui sekolahnya masing-masing.
"Saya berharap berharap bantuan ini bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Dumai. Program tersebut wujud kepedulian PT pertamina kepada masyarakat sekitar wilayah operasional PT pertamian RU II.
Dan terkait penerima bea siswa, penerima bantuan terlebih dahulu diseleksi oleh pihak pertamina yang bekerjasama dengan dinas pendidikan kota Dumai yang melibatkan masing-masing sekolah," katanya.
Kemudian CSR Pertamina peduli Lingkungan, kriteria ini merupakan program CSR Pertamina di bidang Lingkungan ditujukan sebagai komitmen manajemen dalam rangka tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan hidup dan pelestarian alam.
Program CSR Bidang Lingkungan mencakup sejumlah program antara lain meliputi, penyerahan alat fogging kepada pemerintah, menyerahkan tong sampah, penanaman pohon dan lain sebagainya. Semua itu wujud komitmen Pertamina untuk selalu menjaga keindahan dan kebersihan Kota Dumai.
Tidak itu saja, Kampanye Hemat Energi ini merupakan program yang mendorong budaya hemat listrik serta pemasangan stiker di lingkungan sekitar perkantoran. Program–program lain seperti Pemakaian Refrigerant Non-CFC, Penggunaan Lampu Tenaga Surya, Pemanfaatan CO2, Optimalisasi Operasi Pembangkit Listrik dsb.
General Affair Manager Pertamina RU II, Yefrizon menjelaskan, penanaman ribuan batang tumbuhan penahan abrasi ini bertujuan menjaga daratan pantai supaya tidak tergerus dorongan ombak lautan. "Program ini akan berkelanjutan, tidak hanya pada pelestarian lingkungan dan menjaga keanekaragaman hayati, tapi juga akan dibudidayakan sehingga bernilai ekonomis bagi masyarakat," katanya.
Kegiatan penanaman mangrove, sebutnya, merupakan bantuan perusahaan yang sudah tertuang dalam program CSR bidang lingkungan sebagai komitmen dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. Melihat kondisi pesisir pantai di Dumai sejauh ini, diakuinya bahwa perusahaan pertambangan minyak dan gas bumi sangat prihatin karena sudah mengikis daratan sekitar.
Selanjutnya tentang CSR Pertamina peduli masyarakat, kriteria ini merupakan program CSR Pertamina yang fokus dalam pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan infrastruktur dan program Pertamina Peduli. Sebagai langkah, Pertamina RU II Dumai menyerahkan bantuan pemberdayaan masyarakat untuk kelompok ternak Lele, jamur tiram putih dan nenas.
Bantuan itu disalurkan melalui program CSR Pertamina RU II Dumai untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. "Melalui dana CSR PT pertamina RU II Dumai, kami menyerahkan bantuan pemberdayaan masyarakat untuk kelompok ternak Lele, jamur tiram putih dan nenas. Kami berharap, bantuan modal usaha yang kami berikan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan usaha masing-masing kelompok," kata Yefrizon.
Tidak hanya itu saja, Pertamina juga komit dalam pembangunan infrastruktur dilakukan perbaikan terhadap sarana umum seperti jalan, jembatan, MCK dan sarana air bersih. Sedangkan sebagai kepedulian terhadap masyarakat yang terkena musibah bencana alam, CSR Pertamina melakukan sejumlah program disaster.
Dilanjutkan lagi dengan kegiatan pra bencana seperti pelatihan dan workshop, kegiatan tanggap darurat, sampai dengan kegiatan pasca bencana yang meliputi: pemulihan/rehabilitasi (recovery). Pertamina Peduli telah melakukan aksi penanggulangan keadaan tanggap darurat dengan memberikan bantuan bagi para korban serta pertolongan medis pada sejumlah musibah bencana yang terjadi di Kota Dumai.
Sedangkan program CSR yang ke empat ini tentang Pertamina peduli Kesehatan, kriteria ini merupakan PT. Pertamina (Persero) secara konstan selalu menggarisbawahi pentingnya isu kesehatan anak dalam setiap program-program CSRnya. Komitmen ini diwujudkan dalam bentuk Program Operasi Anak Penderita Cacat Wajah.
Untuk mengimplementasikannya, Pertamina bekerjasama dengan yayasan sosial yang khusus bergerak menangani anak penderita cacat wajah dan kasus bibir sumbing. Pertamina percaya bahwa dukungan layak diberikan kepada anak-anak ini sehingga mereka bisa hidup normal dan mampu menumbuhkan kembali rasa percaya dirinya.
GM Pertamina (Persero) RU II Dumai Nyoman Sukadana, pada kesempatan sebelumnya menyampaikan bahwa selama ini pihak Pertamina Dumai tetap komitmen untuk membantu mensejahterakan masyarakat melalui program CSR baik dibidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan penghijauan.
"Sebagai bentuk kepedulian kami, Pertamina RU II Dumai mempunyai otorisasi yang siap membantu masyarakat melalui program CSR, seperti pembangunan gedung serba guna, pembangunan ruang sekolah, pemberian modal usaha, pengaspalan Jalan Parit Paman, dan juga sedang kami rencanakan pembangunan poliklinik, agar lebih dekat melayani masyarakat," pungkas GM Pertamina RU II Dumai, Nyoman Sukadana. (*)
Penulis : Suhadi
Wartawan: www.riauterkini.com
terakhir, misalnya, Pertamina mengucurkan program CSR baik di Dunia Pendidikan, Lingkungan, Masyarakat, dan Kesehatan di wilayah operasionalnya.
Semua itu dilakukan dalam Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat Pertamina didasarkan pada beberapa landasan regulasi, kegiatan memberikan kontribusi kepada masyarakat sudah dilakukan Pertamina sejak kelahiran
nya, 10 Desember 1957 karena perusahaan didirikan dengan perjuangan dan untuk membiayai perjuangan, pembangunan, dan manfaat sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, sesuai proporsinya sebagai perusahaan.
Tanggung jawab sosial perusahaan PT. Pertamina (Persero) RU II Dumai sudah banyak dilakukan. Dimana tanggung jawab sosial perusahaan merupakan suatu aspek khusus yang harus dibuat untuk menarik konsumen, membentuk citra dan sebagai pembentuk kualitas pada produk perusahaan.
Sejarah singkat PT. Pertamina adalah PT. Pertamina merupakan perusahaan minyak dan gas bumi milik BUMN. Pertamina merupakan penggabungan dari dua buah perusahaan yaitu PN PERMINA dan PN PERTAMIN, penggabungan ini terjadi pada tahun 1968.
Visi dan Misi empat pilar CSR yang digaungkan Pertamina ini sudah jelas, yaitu, Menuju Kehidupan Lebih Baik. Sedangkan Misinya sendiri, Pertamina berhasil melaksanakan komitmen korporat atas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang akan memberikan nilai tambah kepada semua pemangku kepentingan untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.
Melaksanakan tanggung jawab korporat dan kepedulian sosial untuk sebuah pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Tujuan empat kriteria CSR PT Pertamina RU II Dumai sendiri yaitu, secara eksternal adalah membantu pemerintah memperbaiki Indeks Pembangunan Manusia (IPM), melalui pelaksanaan program-program yang membantu pencapaian target pembangunan millenium atau Millenium Development Goals (MDGs).
"Secara Internal adalah membangun hubungan yang harmonis dan kondusif dengan semua pemangku kepentingan (stakeholder) untuk mendukung pencapaian tujuan korporasi terutama dalam membangun reputasi korporasi," kata GM Pertamina (Persero) RU II Dumai Nyoman Sukadana, pada kesempatan sebelumnya.
Berawal dari CSR Dunia Pendidikan, kriteria ini merupakan sebagai komitmen perusahaan untuk turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan dan untuk peningkatan akses komunitas terhadap pendidikan di Kota Dumai.
CSR Pertamina bidang Pendidikan melaksanakan sejumlah program antara lain meliputi, program beasiswa, pembangunan gedung sekolah, penyerahan perangkat komputer dan internet. Semua itu dilakukan untuk mendapatkan kwalitas mutu pendidikan yang lebih baik sehingga mampu menekan angka kebodohan di Indonesia terkhusu Kota Dumai.
Pada kesempatan sebelum, Senior Maganer PT Pertamina Eko Wahyo, mengatakan bantuan biaya pendidikan merupakan wujud kepedulian Pertamian RU II di bidang pendidikan yang disalurkan melalui program CSR.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan Pertamina ini, merupakan bantuan pendidikan yang ditujukan kepada siswa kurang mampu dan disalurkan melalui sekolahnya masing-masing.
"Saya berharap berharap bantuan ini bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Dumai. Program tersebut wujud kepedulian PT pertamina kepada masyarakat sekitar wilayah operasional PT pertamian RU II.
Dan terkait penerima bea siswa, penerima bantuan terlebih dahulu diseleksi oleh pihak pertamina yang bekerjasama dengan dinas pendidikan kota Dumai yang melibatkan masing-masing sekolah," katanya.
Kemudian CSR Pertamina peduli Lingkungan, kriteria ini merupakan program CSR Pertamina di bidang Lingkungan ditujukan sebagai komitmen manajemen dalam rangka tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan hidup dan pelestarian alam.
Program CSR Bidang Lingkungan mencakup sejumlah program antara lain meliputi, penyerahan alat fogging kepada pemerintah, menyerahkan tong sampah, penanaman pohon dan lain sebagainya. Semua itu wujud komitmen Pertamina untuk selalu menjaga keindahan dan kebersihan Kota Dumai.
Tidak itu saja, Kampanye Hemat Energi ini merupakan program yang mendorong budaya hemat listrik serta pemasangan stiker di lingkungan sekitar perkantoran. Program–program lain seperti Pemakaian Refrigerant Non-CFC, Penggunaan Lampu Tenaga Surya, Pemanfaatan CO2, Optimalisasi Operasi Pembangkit Listrik dsb.
General Affair Manager Pertamina RU II, Yefrizon menjelaskan, penanaman ribuan batang tumbuhan penahan abrasi ini bertujuan menjaga daratan pantai supaya tidak tergerus dorongan ombak lautan. "Program ini akan berkelanjutan, tidak hanya pada pelestarian lingkungan dan menjaga keanekaragaman hayati, tapi juga akan dibudidayakan sehingga bernilai ekonomis bagi masyarakat," katanya.
Kegiatan penanaman mangrove, sebutnya, merupakan bantuan perusahaan yang sudah tertuang dalam program CSR bidang lingkungan sebagai komitmen dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. Melihat kondisi pesisir pantai di Dumai sejauh ini, diakuinya bahwa perusahaan pertambangan minyak dan gas bumi sangat prihatin karena sudah mengikis daratan sekitar.
Selanjutnya tentang CSR Pertamina peduli masyarakat, kriteria ini merupakan program CSR Pertamina yang fokus dalam pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan infrastruktur dan program Pertamina Peduli. Sebagai langkah, Pertamina RU II Dumai menyerahkan bantuan pemberdayaan masyarakat untuk kelompok ternak Lele, jamur tiram putih dan nenas.
Bantuan itu disalurkan melalui program CSR Pertamina RU II Dumai untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. "Melalui dana CSR PT pertamina RU II Dumai, kami menyerahkan bantuan pemberdayaan masyarakat untuk kelompok ternak Lele, jamur tiram putih dan nenas. Kami berharap, bantuan modal usaha yang kami berikan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan usaha masing-masing kelompok," kata Yefrizon.
Tidak hanya itu saja, Pertamina juga komit dalam pembangunan infrastruktur dilakukan perbaikan terhadap sarana umum seperti jalan, jembatan, MCK dan sarana air bersih. Sedangkan sebagai kepedulian terhadap masyarakat yang terkena musibah bencana alam, CSR Pertamina melakukan sejumlah program disaster.
Dilanjutkan lagi dengan kegiatan pra bencana seperti pelatihan dan workshop, kegiatan tanggap darurat, sampai dengan kegiatan pasca bencana yang meliputi: pemulihan/rehabilitasi (recovery). Pertamina Peduli telah melakukan aksi penanggulangan keadaan tanggap darurat dengan memberikan bantuan bagi para korban serta pertolongan medis pada sejumlah musibah bencana yang terjadi di Kota Dumai.
Sedangkan program CSR yang ke empat ini tentang Pertamina peduli Kesehatan, kriteria ini merupakan PT. Pertamina (Persero) secara konstan selalu menggarisbawahi pentingnya isu kesehatan anak dalam setiap program-program CSRnya. Komitmen ini diwujudkan dalam bentuk Program Operasi Anak Penderita Cacat Wajah.
Untuk mengimplementasikannya, Pertamina bekerjasama dengan yayasan sosial yang khusus bergerak menangani anak penderita cacat wajah dan kasus bibir sumbing. Pertamina percaya bahwa dukungan layak diberikan kepada anak-anak ini sehingga mereka bisa hidup normal dan mampu menumbuhkan kembali rasa percaya dirinya.
GM Pertamina (Persero) RU II Dumai Nyoman Sukadana, pada kesempatan sebelumnya menyampaikan bahwa selama ini pihak Pertamina Dumai tetap komitmen untuk membantu mensejahterakan masyarakat melalui program CSR baik dibidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan penghijauan.
"Sebagai bentuk kepedulian kami, Pertamina RU II Dumai mempunyai otorisasi yang siap membantu masyarakat melalui program CSR, seperti pembangunan gedung serba guna, pembangunan ruang sekolah, pemberian modal usaha, pengaspalan Jalan Parit Paman, dan juga sedang kami rencanakan pembangunan poliklinik, agar lebih dekat melayani masyarakat," pungkas GM Pertamina RU II Dumai, Nyoman Sukadana. (*)
Penulis : Suhadi
Wartawan: www.riauterkini.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

