• Home
  • Sosial
  • Koperasi Hang Tuah Meranti Bakal Gelar Seminar Ekonomi Kerakyatan

Limbah Sagu Bernilai Ekonomis

Koperasi Hang Tuah Meranti Bakal Gelar Seminar Ekonomi Kerakyatan

Sawal Minggu, 17 Maret 2019 20:40 WIB
MERANTI - Limbah sagu atau yang sering disebut repu selama ini diklaim sebagai limbah yang bisa mencemari lingkungan, namun ternyata limbah sagu ini bernilai ekonomis dan cukup menjanjikan hasilnya.

Limbah sagu bisa diolah menjadi pakan sapi, sesunguhnya limbah sagu jika diolah bisa membawah berkah bagi masyarakat di Kepulauan Meranti. Spontan kesempatan ini tak disia-siakan oleh masyarakat.

Ketua Koperasi Hang Tuah Kepulauan Meranti, Misri Hasanto bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Meranti melalukan seminar dengan tema menciptakan soliditas dan sinergitas dalam pemberdayakan ekonomi rakyat  menuju masyarakat madani.

"Seminar akan kita laksanakan pada 21 Maret 2019 mendatang. Kita akan menghadirkan narasumber dari pakat di berbagai lembaga termasuk dari Universitas Gajah Mada (UGM)," katanya.

Ia menambahkan bahwa seminar ini dibuka untuk umum. "Siapapun bisa datang untuk mengikuti seminar ini. Kita berharap seminar dapat diikuti banyak orang terutama masyarakat diseputaran pabrki sagu," harapnya.

Misri menjelaskan bahwa permintaan limbah sagu yang sudah diolah cukup tinggi. Totalnya mencapai 3000 ton perbulannya. "Untuk saat ini kita telah mulai beroprasi di Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Dan saat ini kita sudah mengupulkan sekitar 100 ton repu," ujarnya.

Diterangkannya, setelah memenuhi kuota repu yang sudah diolah menjadi pakan sapi itu nantinya pengusaha bakal mendistribusikan ke petani sapi yang berada di Cianjur, Jogjakarta, Jakarta Selatan dan beberapa daerah lainnya.

"Kita akan berikan kesempatan ini kepada masyarakat dan saya berharap peluang ini bisa dimanfaatkan demi menunjang perekonomian masyarakat yang berdomisili diseputaran pabrik sagu," jelasnya.

Rupanya seminar yang bakal dilaksanakan Koperasi Hang Tuah Kepulauan Meranti ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satunya disampaikan oleh Kandar, warga Kecamatan Rangsang Barat yang berkeinginan menghadiri seminar nantinya.

"Kita sudah pernah dengar soal limbah sagu ini, hanya saja kita belum tahu cara mengolahnya untuk pakan sapi. Makanya saya tertarik untuk mengikuti seminar tersebut," ungkapnya.

(wal/wal)
Tags Limbah SaguPemkab Meranti
Komentar