• Home
  • Sosial
  • Mantan Kabag Humas Kampar Dilantik Jadi Kabag Humas Pemkab Meranti

Mantan Kabag Humas Kampar Dilantik Jadi Kabag Humas Pemkab Meranti

Kamis, 05 Januari 2017 18:25 WIB
MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti, Irwan secara resmi melantik 441 pejabat eselon III dan IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (5/1/17). 

Dari ratusan pejabat itu, Nasruni mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) yang ditinggalkan Helfandi SE MSi setelah dilantik menjadi Camat Tebingtinggi Barat.

Dalam bincang-bincangnya seperti dikutip dari goriau, Nasruni memaparkan langkah-langkah yang akan dilakukannya. Menurut mantan Kabag Humas Pemkab Kampar ini, terlebih dahulu akan melakukan pembenahan bersifat internal.

"Yang pertama tentu melakukan konsolidasi internal Humas dulu lah. Kemudian baru melangkah agak keluar, yaitu hubungan dengan media massa maupun media elektronik yang ada di daerah ini," kata Nasruni.

Disampaikan Nasruni lagi, untuk menapak lebih bagus, tentu harus harus melakukan pembenahan ke dalam. Katanya, mana yang sudah bagus akan diteruskan dan mana yang dianggap belum (bagus) akan dibenahi. 

"Kita ingin juga menata diri apakah hubungan kita selama ini dengan media sudah bagus. Kalau belum, ya kita diperbaiki, tapi kalau sudah bagus kita ya kita lanjutkan. Itu teori dari suatu keadaan yang baru," ujar mantan Kabag Humas Pemkab Kampar itu lagi.

Setelah itu, Nasruni juga mengaku akan memantau tentang isi media di Kepulauan Meranti. Seperti media apa saja yang sifatnya membangun, mengkritik untuk membangun, ataupun media yang hanya menghujat, menyudutkan dengan kecenderungan membuat stigma yang kurang bagus.

"Silahkan mengkritik tapi sifatnya membangun. Jangan sampai menerbitkan berita bohon yang berujung fitnah. Kami sebagai pemerintah sangat mendukung kritik membangun yang digalang media," ujarnya.

Diakui Nasruni, Ia juga akan mempelajari kalau ada media yang dalam pemberitaan sering menyudutkan, menghujat, (cenderung membuat stigma kurang bagus). 

Mungkin hal itu terjadi akibat adanya kesalahan Humas dalam mengelola hubungan dengan media. "Intinya kita benahi semua agar menjadi lebih baik," kata Nasruni.

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar