• Home
  • Hukrim
  • Alat Berat Milik Pemkab Bengkalis Mangkrak, Anggaran Perbaikan Dipertanyakan

Alat Berat Milik Pemkab Bengkalis Mangkrak, Anggaran Perbaikan Dipertanyakan

Kamis, 05 Januari 2017 18:18 WIB
BENGKALIS - Hampir seluruh alat berat di workshop Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis di Jalan Pramuka, Bengkalis mangkrak dan banyak yang rusak. Belasan alat berat itu dibiarkan begitu saja. 

Sementara anggaran perbaikan setiap tahunnya dialokasikan melalui APBD Bengkalis yang angkanya mencapai Rp3,2 miliar setiap tahun.

Kamis (5/1/2017), di areal workshop tampak beberapa jenis alat berat, seperti beko, truk, wales dan buldoser yang terlihat rusak tanpa ada perbaikan sama sekali dari pihak dinas yang bertanggung jawab. 

Walau workshop itu dijaga oleh sejumlah teknisi, tetapi tampak lengang dan tidak ada kegiatan perbaikan. Salah seorang sumber yang namanya minta dirahasiakan seperti dikutip dari riaupos.co mengatakan, kegiatan di workshop tersebut banyak yang fiktif. 

Alat berat yang diperbaiki sama sekali tidak diperbaiki, bahkan ada yang diberi alat seken atau bekas. Sementara faktur pemesanan barang alat berat selalu dimanipulasi oleh pejabat SKPD.

“Di tahun 2013, itu anggarannya mencapai Rp3,2 miliar di APBD Bengkalis. Kegiatannya itu perbaikan atau pemeliharaan alat berat di workshop. Tapi, anehnya, sampai hari ini justru banyak alat berat yang mangkrak dan dibiarkan rusak. Tidak jelas untuk apa saja biaya Rp3,2 miliar untuk perbaikan alat berat itu,” kata salah seorang sumber yang juga mantan pegawai Dinas PU Bengkalis ini.

erkait hal itu, Direktur BAK Lipun Bengkalis Abdul Rahman Siregar, SE, Kamis (5/1/2017)l, turut angkat bicara. Menurutnya, ada dugaan kemungkinan besar anggaran perbaikan alat berat di workshop Dinas PU tidak tepat sasaran.

“Kami menduga ada indikasi dana perbaikan alat berat ini tidak tepat sasaran di tahun 2013. Kami minta penegak hukum mengusut hal ini dan mengauditnya karena ada laporan masyarakat kepada Lipun terkait ketidaktepat sasaran anggaran atau penyalahgunaan APBD,” ujar Abdul Rahman.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis H Heri Indra Putra belum bisa dikonfirmasi. Saat ditemui di ruang kerjanya, dia sedang tidak berada di tempat. Begitu pula Kepala Workshop Dinas PU Ardiansyah yang sampai hari ini belum masuk kantor.

“Pak Plt. Kadis dan Kepala Workshop belum masuk kantor. Jadi, mohon maaf, Pak. Kalau Bapak mau nunggu, silakan,” kata petugas security yang berjaga di pintu masuk kantor Dinas PU, Jalan Pertanian, Kamis (5/1/2017).

(rdk/rpc)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar