• Home
  • Sosial
  • Melalui APBN Rp25 M, Dinas BMP Rohul Bangun Bronjong di 10 Desa

Melalui APBN Rp25 M, Dinas BMP Rohul Bangun Bronjong di 10 Desa

Senin, 12 Mei 2014 12:24 WIB

PASIRPANGARAIAN - Bidang Pengairan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sudah mengusulkan dana sekitar Rp25 miliar lebih untuk pembangunan pengendalian banjir berupa bronjong atau turap melalui APBN 2014. Pembangunan bronjong akan dilakukan di 10 desa di sekitar daerah aliran sungai atau DAS.

Kepala Bidang Pengairan Dinas BMP Rohul Khairul Fahmi mengatakan pada tahap usulan pertama dari APBN melalui Balai Sumberdaya Air Wilayah Sumatera 3 pada Kementrian Pekerjaan Umum sebesar Rp10.454.430.000 untuk 3 item bronjong yakni di Surau Munai Kecamatan Rambah Hilir, Desa Rambah Tengah Hilir Kecamatan Rambah dan Desa Sukamaju Kecamatan Ujungbatu. Per desa akan dibangun bronjong sepanjang 300 meter.

Tahap usulan kedua, diusulkan dana Rp15 miliar melalui Kementerian Pekerjaan Umum di APBN Perubahan 2014 untuk pembangunan brojong sekitar 1.500 meter di 7 lokasi atau 7 desa sekitar DAS Batang Lubuh Pasirpangaraian 200 meter, Sei Rokan Kiri Ujungbatu dan Pagarantapah Darussalam 500 meter, Sei Batang Sosa Desa Lubuk Soting dan Talikumain kecamatan Tambuai 400 meter.

"Sementara, untuk Desa Kepenuhan Timur dan Ulak Patin Kecamatan Kepenuhan sepanjang 400 meter," kata Khairul.

Untuk pembangunan bronjong prasarana pengendali banjir, Khairul mengakui pembangunan itu merupakan usulan masyarakat ke dinasnya. Sedikitnya 3 item kegiatan dengan dana Rp10.454.430.000 dilaksanakan di 3 desa sudah dikerjakan rekanan dan realisasi bobot antara 30 persen hingga 40 persen.

Pada usulan melalui APBN Perubahan 2014, jelas Khairul, akan digunakan untuk 7 item kegiatan. Dia memperkirakan, proses pelelangan sudah dilakukan Juli nanti dan pada Agustus sudah mulai dikerjakan dan harus tuntas pada akhir Desember 2014.

Masih melalui dana APBN 2015, Khairul mengatakan dinasnya akan melakukan kegiatan serupa yakni pembangunan bronjong di 20 desa di sekitaran DAS Rokan dan Batang Lubuh, termasuk DAS Batang Kumuh yang diperkirakan menelan dana sampai Rp113 miliar.

Khairul mengungkapkan untuk pembangunan bronjong membutuhkan dana besar. Per meter membutuhkan dana sekitar Rp10 juta. Karena dana besar, Dinas BMP Rohul berupaya melobi dana APBN setiap tahun. Pasalnya, dana APBD Rohul masih terbatas.***(zal/mad) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar