Pemko-Pemprov Sibuk Bagi Hasil
Nasib Pembangunan Pasar Cik Puan Pekanbaru Belum Jelas
Jumat, 26 Desember 2014 12:12 WIB
PEKANBARU : Hampir dua tahun lamanya gontok-gontokan soal status lahan dan bagi hasil Pasar Cik Puan antara Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau, belum ada kata sepakat.
Parahnya lagi, sudah bertahun-tahun pembangunan Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai tak kunjung selesai. Saat ini, ratusan pedagang masih menempati kios dan los yang dibuat dari papan di tempat penampungan sementara (TPS).
Kepala Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Ayub Khan, mengaku saat ini masalah Pasar Cik Puan masih dalam pembahasan dan ada beberapa kajian teknis terkait masalah bagi hasil jika pasar tersebut dibangun oleh Pemko Pekanbaru.
"Ini sekarang masih didudukkan dan perlu pembahasan mendalam soal keberadaan Pasar Cik Puan itu sendiri," kata Ayub Khan, kepada sejumlah awak media di Pekanbaru, Jumat (26/12/14).
Ia berharap mudah-mudahan pada awal 2015 nanti bisa dilakukan pembahasan. Diceritakan Ayub, lahan pembangunannya merupakan milik Pemprov, sementara bangunannya yang ada milik Pemko Pekanbaru.
"Hal inilah yang membuat tertundanya pembangunan pasar tersebut. Pemprov dan Pemko Pekanbaru masih berkutat membahas bagi hasil dan lainnya yang tak kunjung tuntas," katanya.
Karena menurutnya, sejauh ini pemprov dan pemko masih berkutat membahas persoalan bagi hasil tersebut. Sampai sekarang dilanjutkannya memang belum ada status pinjam pakai dan belum ada titik temunya dalam penggunaan lagan tersebut.
"Nanti akan kita bicarakan masalah ini ditingkat pemerintahan antara Pemprov dan Pemko Pekanbaru, karena semua sudah ada timnya untuk memecahkan persoalan Pasar Cik Puan ini," katanya.
Sementara, Walikota Pekanbaru H Firdaus, ketika dikonfirmasi melalui Kabag Humas Setko Ingot Ahmad mengatakan, sebelum ada kejelasan mengenai bagi hasil dan administrasi, pembangunan Pasar Cik Puan belum bisa dilanjutkan.
"Tentu harus ada kejelasan dan penyelesaian administrasi yang diperlukan untuk kelanjutan pembangunannya. Untuk itu kami berharap pemprov bisa mempercepat hal ini, karena ini penting untuk memenuhi keperluan masyarakat dan pedagang," pungkasnya.
(put/put)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

