• Home
  • Sosial
  • PLTS Pemkab Siak Banyak Mati dan Hilang

PLTS Pemkab Siak Banyak Mati dan Hilang

Minggu, 09 Februari 2014 17:58 WIB

SIAK - Aneh, harga lampu penerangan jalan dengan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk pertiangnya di kecamatan se-Kabupaten Siak berbeda-beda. 

Yakni Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang diajukan sebesar Rp35 juta pertiang pagu, sementara hasil lelang didapatkan berkisar Rp30 juta hingga Rp33 juta termasuk pajak.

Adapun peralatan untuk lampu pertiang diantaranya adalah Tiang, lampu, baterai 2x100 2@ kapasitas 200 Ah, BCR (bateral control regulator), bok batrai, panel, pondasi tiang, kawat tiang.

Akibat harga lampu untuk penerangan jalan tersebut berbeda-beda, banyak lampu tersebut yang mati bahkan hilang diduga akibat kelalaian kontraktor.

Contohnya di Kecamatan Kotogasib, sebanyak 20 lampu penerangan jalan yang dipasang dengan menghabiskan dana APBD Siak 2013 lalu sebesar Rp650 juta, yang dikerjakan CV Bintang Mas Indo Perkasa, 11 diantaranya lampu mati serta baterai dan modulnya hilang.

Kepala Bidang (Kabid) Taman, makan, dan pemeliharaan PJU Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Siak didampingi Hardinur Hendra Kasi PJU kepada riauterkinicom diruang kerjanya, Jumat (7/2/14) membenarkan banyaknya lampu jalan di Kecamatan Kotogasib yang mati dan hilang.

"Memang banyak lampu yang mati dan hilang di sana (Kecamatan Kotogasib,red), dan kita sudah memberitahukan ke kontraktor untuk memperbaiki lampu yang mati. Matinya lampu itu karena terhalang pohon-pohon, sehingga kurang cahaya. Sementara untuk baterai dan modul yang hilang, masih dalam pembahasan," terang Ali Amran.

Ditambahkan Ali Amran, bahwa pemasangan lampu penerengan jalan dengan sistem PLTS tersebut ada di 13 kecamatan se-Kabupaten Siak yakni Kecamatan Kerinci Kanan sebanyak 20 unit lampu, Kecamatan Dayun 20 unit lampu, KecamatanTtualang 40 unit lampu, Kecamatan Minas 40 unit lampu.
 
Kecamatan Kandis 40 unit lampu, Kecamatan Pusako 20 unit lampu, Kecamatan Sei Apit 40 unit lampu, Kecamatan Mandau 60 unit lampu, Kecamatan Sabak Auh 40 unit lampu, Kecamatan Lubuk Dalam 20 unit lampu, Kecamatan Bunga Raya 40 unit lampu, Kecamatan Siak 40 unit lampu, dan Kecatan Kotogasib 20 unit lampu.

Dan harga lampu penerangan jalan sistem PLTS tersebut berbeda-beda di tiap kecamatan, hal itu dibenarkan Ali Amran."Ya, dari Rp35 juta HPS kita, hasil dalam lelang harganya berkisar Rp30 juta hingga Rp33 juta per tiangnya," ungkapnya. Namun ia enggan menyebutkan rincian harga ditiap-tiap kecamatan tersebut.

Sabtu (8/2/14), pantauan di Kecamatan Kotogasib bahwa, kunci kotak yang berisikan peralatan lampu diantaranya baterai, tergantung di kotak tersebut. Dan hal itu juga dibenarkan Ali Amran dan Hardinur Hendra. 

"Memang kuncinya masih tergantung di kotak, itu untuk memudahkan dalam perbaikan apabila lampu rusak," ujar Hardinur.***(vila)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar