• Home
  • Sosial
  • Parah! Dana APBD Bengkalis di Mandau dan Pinggir Dibawah Rp100 Miliar

Parah! Dana APBD Bengkalis di Mandau dan Pinggir Dibawah Rp100 Miliar

Minggu, 11 Januari 2015 16:19 WIB
BENGKALIS : Sebagai penyumbang devisa terbesar pada negara, Kecamatan Mandau dan Pinggir, Kabupaten Bengkalis hanya mendapat jatah program pembangunan yang digelontorkan Pemkab Bengkalis dari APBD tak sampai Rp100 miliar.

Sontak, permasalahan ini menjadi gunjingan warga setempat dan mengaku merasa telah didzolimi oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Ini terbukti dari setelah memantau dan menghitung budget Anggaran Pembelanjaan Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis yang hampir mencapai Rp5 triliun.

Menindaklanjuti masalah ini, Gerakan Pemantau Pembangunan Mandau (GPPM) yang diketuai Mayzal Amran, geram. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Bengkalis benar-benar telah mendzolimi Kecamatan Mandau dan Pinggir sebagai penyumbang PAD terbesar.

"Setelah kita pantau dan telusuri, ternyata pembangunan di Kecamatan Mandau dan Pinggir tidak lebih dari seratus miliar. Lalu kemana APBD kita sebesar ini dialihkan," ujar Mayzal kesal saat berbincang dengan awak media, kemarin.

Menurutnya, wajar saja jika masyarakat Mandau dan Pinggir menuntut terbentuknya Kabupaten Mandau dan ingin bisa dari Kabupaten Bengkalis. Buktinya saja, Pemkab sendiri hanya mempedulian daerah ini dari secuai APBD Bengkalis setiap tahunnya.

"Lihatlah, kota ini tidak ada perubahannya, sementara di Bengkalis sendiri sebagai kabupaten, terlihat banyak bangunan megah yang dibuat penguasanya. Apakah namanya ini bukan pendzoliman?," tambahnya.

Sebagai data tambahan, meskipun Kabupaten Bengkalis telah berganti pemimpinnya hingga 13 orang, namun Kota Duri sebagai Kota penghasil minyak terbesar di Kabupaten Bengkalis bahkan Indonesia, tidak tampak signifikan dari segi pembangunannya

Hal tersebut acap kali menyulut emosi masyarakatnya untuk meminta lepas dari Kabupaten Induk. Harapan masyarakat Duri dan Mandau setelah pisah dari Bengkalis, bisa melihat geliat pembangunan yang selama ini dinanti-nantikan.

(hen/hen)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar