• Home
  • Sosial
  • Pasar Ramadhan Dua Lokasi, Tapi Pemko Dumai Tiadakan Salah Tarawih

Pasar Ramadhan Dua Lokasi, Tapi Pemko Dumai Tiadakan Salah Tarawih

Hadi Pramono Kamis, 23 April 2020 13:11 WIB
DUMAI - Pemerintah Kota Dumai menetapkan dua titik lokasi pasar Ramadhan 1441 Hijriah dengan aturan setiap pengunjung wajib menggunakan pengaman seperti makser, sarung tangan dan jaga jarak dan begitu juga pedagang.

Sementara Pemerintah Kota Dumai juga mengambil keputusan meniadakan salat tarawih berjamahan di masjid pada tahun ini. Mengingat kasus wabah virus corona atau covid-19 sudah masuk zona merah untuk daerah ini.

Walikota Dumai Zulkifli AS mengatakan, keputusan itu diambil setelah mengkaji dampak yang akan ditimbulkan dengan melihat kondisi terkini bahwa Kota Dumai sebagai daerah zona merah terdampak virus Covid-19.

"Kita perlu mencermati Dumai, yang sudah masuk kategori Zona Merah. Dimana telah terjadi penyebaran Covid-19 antar masyarakat. Salat tarawih bisa dilakukan di rumah selagi masih ada wabah Corona," katanya.

"Antara meja penjual harus berjarak, kemudian lapak saat transaksi jual beli harus menjaga jarak (Physical Social Distancing). Dan yang terakhir mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas jual beli," imbuhnya.

Sementara mengenai penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Walikota Dumai mengaku masih minta waktu karena banyak persiapan untuk menghadapi status tersebut. Jadi lanjutnya, tidak semudah yang dibayangkan.

"Penetapan masih persiapan, kasih waktu satu minggu kedepan karena banyak penerapan saat PSBB berlaku. Maka dari itu saya minta kerjasama masyarakat dan komponen terkait untuk bersama-sama memutus rantai virus Covid-19 ini," pungkasnya.
Tags Pasar RamadhanRamadhanVirus CoronaVirus Covid-19Virus Covid 19Virus Covid-19Virus Covid 19Walikota-DumaiWalikota Dumai
Komentar