• Home
  • Sosial
  • Pemerintah Pusat Bantu 3.500 Ekor Sapi ke Pemkab Rohul

Pemerintah Pusat Bantu 3.500 Ekor Sapi ke Pemkab Rohul

Jumat, 30 Januari 2015 15:09 WIB
ROKAN HULU - Upaya Bupati Rokan Hulu Achmad dalam rangka mensejahterakan rakyatnya perlu diacungi jempol. Pasalnya, pada tahun ini Pemkab Rohul menerima 3.500 ekor sapi bantuan dari Pemerintah Pusat melalui dana APBN Murni dan Perubahan.

Menurut Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si, bantuan 3.500 ekor sapi dari Pemerintah Pusat sangat mendukung program 'Sejuta Ekor Sapi' dan Menuju Swasembada Daging yang sejak lama dicanangkan Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Rohul.

Bantuan 3.500 ekor sapi diterima Pemkab Rohul, terdiri bantuan 3.000 ekor sapi Brahman Cros bersumber dari APBN tahun anggaran 2015. Ditambah, 500 ekor sapi lagi bantuan dari APBN Perubahan 2015.

"Adanya penambahan populasi 3.500 ekor sapi dari Pemerintah Pusat, jumlah populasi ternak sapi di Kabupaten Rokan Hulu bertambah," kata Bupati Achmad, kemarin.

Dirinya mengungkapkan, saat ini jumlah populasi di daerahnya sekitar 49 ribu ekor, tersebar di 16 kecamatan. Adanya penambahan itu, jumlah populasi sapi meningkat sekitar 52.500 ekor sapi.

Achmad nyatakan Kabupaten Rohul punya potensi besar untuk pengembangan ternak sapi. Hal itu didukung potensi lahan yang luas, belum lagi karakter masyarakat peternak terbilang gigih dalam berternak sapi.

"Bantuan ternak sapi dari dana APBN sebanyak 3.500 ekor ini untuk petani. Inilah upaya-upaya kita menjadikan Rokan Hulu sebagai sentral produksi ternak di Provinsi Riau di masa akan datang," ujarnya.

Bupati dua periode ini menambahkan, dalam rangka mewujudkan sebagai daerah Swasembada Daging 2019 akan datang, Pemkab Rohul terus melakukan berbagai program pengembangan peternakan sapi.

Salah satu langkah dilakukan Disnakan Rohul yakni menggalakkan Program Sejuta Sapi dengan Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit (SISKA), dan program Inseminasi Buatan (IB). 

Sementara, untuk pengadaan sapi, Pemkab Rohul lebih banyak mengajukan usulan bantuan sapi dari alokasi anggaran bersumber dari APBD Riau atau APBN setiap tahunnya.

Menurut dirinya, Program SISKA sudah berjalan daerahnya. Dalam meningkatkan jumlah populasi sapi, Disnakan Rohul terus menggalakan sistem SISKA dengan berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit, baik perusahaan swasta atau BUMN.

Bupati Rohul sangat berharap, program peningkatkan populasi sapi di daerahnya semakin meningkat, sehingga target Swasembada Daging 2019 mendatang tercapai sesuai rencana. Apalagi, Kabupaten Rohul pernah menjadi daerah sentral produksi ternak Sapi di Provinsi Riau pada tahun 1980-an silam.

(zal/zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar