• Home
  • Sosial
  • Pemkab Meranti Hentikan Penerimaan CPNS Hingga 2015

Pemkab Meranti Hentikan Penerimaan CPNS Hingga 2015

Minggu, 25 Mei 2014 15:06 WIB

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tidak mengusulkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hingga tahun 2015. Langkah ini secara langsung disampaikan Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, akhir pekan ini.

"Untuk apa banyak PNS yang bekerja di Pemkab Meranti jika kinerjanya tak maksimal. Lebih bagus sedikit PNS, tapi kinerjanya maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Bupati Irwan Nasir kepada media ini.

Dijelaskannya, guna memberikan pelayanan prima sebagaimana yang diharapkan masyarakat tidak semestinya harus menambah jumlah Pegawai Negeri Sipilnya. Akan tetapi, bagaimana PNS yang sudah ada ini mampu bekerja untuk masyarakatnya.

"Tahun 2014 ini dan tahun 2015 mendatang, kita tidak akan menerima atau mengusulkan penerimaan CPNS, karena yang kita butuhkan PNS yang berkualitas dan pekerja keras punya semangat kerja bukannya banyak jumlah PNSnya," tegas Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Meranti tetap ngotot ingin meningkatkan kualitas PNS yang sudah ada. Karena percuma jika jumlah CPNS banyak, namun tidak ada kualitas yang bisa memaksimalkan program Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bupati juga menginginkan dalam menjalankan operasioal Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti dijalankan dengan SDM yang memiliki kualitas baik, seperti halnya perusahaan swasta. Karena menurutnya jumlah yang banyak akan membuat PNS cendrung bermalas-malasan.

Lebih jauh pertimbangan lainnya, agar biaya belanja pembangunan bisa lebih besar daripada belanja pegawai. Dengan demikian dengan semakin besarnya biaya pembangunan akan mempercepat pembangunan di Kepulauan Meranti.

"Saat ini porsi APBD kita adalah 60 persen untuk belanja pembangunan dan 40 persen untuk belanja pegawai. Ukuran itu sangat proporsional, jadi untuk kembali menambah kuota CPNS saya rasa tidak dulu lah," pungkas Irwan Nasir.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar