PPKP Meranti Bakal Taja Lomba Penyuluhan Pertanian Terbaik
Minggu, 25 Mei 2014 15:18 WIB
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan (PPKP) meminta kepada seluruh penyuluh pertanian agar memiliki satu demplot percontohan dari masing-masing desa binaan.
Kadis PPKP Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis mengatakan, hal ini dianggap perlu, karena dengan ada percontohan bisa dijadikan evaluasi terhadap kinerja penyuluh dilapangan. Disamping itu juga penyuluhan pertanian harus ditingkat.
"Kita akan adakan lomba penyuluh terbaik, dari sini kita bisa menilai kinerja penyuluh seperti apa, dan berhasilkah dalam melakukan pembinaan terhadap masyarakat atau petani," ungkapnya kepada sejumlah awak media di Selatpanjang, kemarin.
Dijelaskan Yulian, kebijakan Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan dalam meningkatkan Kinerja PPL dalam meningkatkan etos kerja petani dalam meningkatkan produk pertanian terus dilakukan dengan berbagai cara dan inilah salah satu langkahnya.
"Keberhasilan semua sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh petaninya, tidak hanya sejauh mana bantuan yang diberikan pemerintah. Keberhasilan program pembinaan petani sangat ditentukan oleh sejauh mana peran penyuluh dalam memainkan peran dan fungsinya di masing-masing desa," jelasnya.
Menurutnya, penyuluh adalah ujung tombak pembangunan pertanian, karena peran menyampaikan dan mengaplikasikan kebijakan pemerintah dalam melaksanaan program dilapangan.
Dengan demikian, menjadi suatu kewajiban bagi penyuluh pertanian untuk mengembangkan suatu kelompok tani yang aktif, kreatif dan partisipatif. Mengembangkan produktifitas pertanian tidak boleh dianggap sebelah mata bagi penyuluh pertanian.
"Begitu juga program kerja yang memiliki nilai tambah. Tidak hanya dari sisi peningkatan pendapatan petani, tapi juga inovasi baru bagi peningkatan pengetahuan petani agar tidak ketinggalan dengan daerah lain demi mempercepat peningkatan produk dan mutu pertanian," ungkapnya.
Dikatakannya lagi, penyuluh harus meningkatkan kemampuannya. Tidak hanya dari sisi kemampuan dalam menguasi teori-teori praktis, tapi juga penerapannya ditengah-tengah masyarakat.
Seorang Penyuluh Pertanian harus mampu menyusun perencanaaan dengan berbagai instrumen dan melaksanakannya dengan metoda ilmiah, dengan tahapan-tahapan yang dilakukan harus jelas, sistematis dan mengikuti kaidah berfikir ilmiah.
"Harapannya, tentu untuk membangun kemampuan petani agar bisa kreatif, peoduktif dan inovatif. Jika penyuluh kita bagus dilapangan, dampaknya tentu akan berimbas pada peningkatan etos kerja dan peningkatan kesejahteraan petani," jelasnya menimpali.
"Bila ini mampu dilakukan ,tentu saja Pemerintah tidak akan tinggal diam. Kita akan berikan perhatian yang lebih kepada penyuluh dengan memberikan fasilitas kendaraan dan pelatihan dalam rangka peningkatan SDM para penyuluh," demikian penjelasanya.***(adv/hum/fan-roy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda

