Sentra Produksi Ternak Kedua,
Pemkab Rohil Bangun Puskeswan di Pujud
Jumat, 07 Maret 2014 11:26 WIB
BAGANSIAPIAPI - Menjadi sentra produksi ternak kedua terbesar setelah Bagansinembah dan Simpang Kanan, Pemkab Rokan Hilir tahun ini berencana membangun Puskeswan di Pujud. Ini Puskeswan keempat, setelah Bangko, Bangko Pusako dan Bagansinembah.
Rencana pembangunan tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Rohil, Muslim, belum lama ini di Bagansiapiapi. "Di Pujud, kita mau membangun Puskeswan satu unit," katanya.
Pihaknya berharap, setiap kecamatan ada puskeswan, termasuk Pujud, karena kecamatan itu merupakan kecamatan kedua terbesar sebagai sentra produksi ternak di Rokan Hilir setelah Bagansinembah dan Simpang Kanan.
Sedangkan Puskeswan yang ada saat ini baru Bangko, Bangko Pusako dan Bagansinembah, sehingga jika selesai pembangunan Puskeswan di Pujud, merupakan Puskeswan keempat yang dibangun, menggunakan dana APBD Rokan Hilir.
Pembangunan bidang peternakan ini tak hanya menggunakan APBD Rokan Hilr, tetapi juga mendapatkan porsi dari APBN. Di antaranya, tahun ini akan dibangun Rumah Potong Hewan (RPH) di Baganbatu.
Sedangkan di Kecamatan Bangko dulu pernah ada rumah potong hewan babi, tapi sekarang tempatnya tidak memungkinkan lagi.
Meski tidak memungkinkan, babi banyak terlihat beredar di pasar Bagansiapiapi, Muslim memperkirakan babi-babi itu dipotong oleh masing-masing warga Tionghoa.
"Mungkin ada TPA-TPA yang dilaksanakan oleh tempat pemotongan hewan yang dilaksanakan oleh warga kita Tionghoa, rencananya kami memang mau membuat rumah potong hewan babi tu, cuma masalah tanah, belum dapat, lahan belum dapat," jelasnya.***(nop)
Rencana pembangunan tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Rohil, Muslim, belum lama ini di Bagansiapiapi. "Di Pujud, kita mau membangun Puskeswan satu unit," katanya.
Pihaknya berharap, setiap kecamatan ada puskeswan, termasuk Pujud, karena kecamatan itu merupakan kecamatan kedua terbesar sebagai sentra produksi ternak di Rokan Hilir setelah Bagansinembah dan Simpang Kanan.
Sedangkan Puskeswan yang ada saat ini baru Bangko, Bangko Pusako dan Bagansinembah, sehingga jika selesai pembangunan Puskeswan di Pujud, merupakan Puskeswan keempat yang dibangun, menggunakan dana APBD Rokan Hilir.
Pembangunan bidang peternakan ini tak hanya menggunakan APBD Rokan Hilr, tetapi juga mendapatkan porsi dari APBN. Di antaranya, tahun ini akan dibangun Rumah Potong Hewan (RPH) di Baganbatu.
Sedangkan di Kecamatan Bangko dulu pernah ada rumah potong hewan babi, tapi sekarang tempatnya tidak memungkinkan lagi.
Meski tidak memungkinkan, babi banyak terlihat beredar di pasar Bagansiapiapi, Muslim memperkirakan babi-babi itu dipotong oleh masing-masing warga Tionghoa.
"Mungkin ada TPA-TPA yang dilaksanakan oleh tempat pemotongan hewan yang dilaksanakan oleh warga kita Tionghoa, rencananya kami memang mau membuat rumah potong hewan babi tu, cuma masalah tanah, belum dapat, lahan belum dapat," jelasnya.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

