• Home
  • Sosial
  • Pemkab Rohil Datangkan Riau Tourism Board

Promosi Pariwisata

Pemkab Rohil Datangkan Riau Tourism Board

Sabtu, 06 Desember 2014 10:56 WIB
ROKAN HILIR : Untuk memantapkan strategi promosi pariwisata, Pemkab Rokan Hilir, melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dusbudparpora) mendatangkan Ketua Riau Tourism Board (RTB), H Fadlah Sulaiman. 

Kedatangannya memberikan materi dalam Penataran Pemandu Wisata Untuk Objek Wisata setempat. 

Fadlah Sulaiman memberikan materi "Strategi Promosi Pariwisata", Jum'at (5/12/14) malam di Aula Hotel Mahera Bagansiapiapi, moderator Kepala Disbudparpora, Zulkarnain Nur, dengan peserta pemandu objek wisata diberbagai kecamatan se-Rokan HIlir. 

Dalam stretegi yang dipaparkan Fadlah, disebutkan, pemandu wisata harus tahu terlebih dahulu apa objek wisata yang akan dipromosikan tersebut (produk, objek atau iven) untuk menjadikan Rokan Hilir sebagai daerah tujuan wisata yang aman, nyaman dan menarik. 

Objek wisata yang perlu dipromosikan saat ini katanya, objek wisata yang ada di desa, karena Pemerintah Pusat akan menggelontorkan dana Rp 1 miliar perdesa, sehingga melalui pemandu wisata yang ikut penataran.

Bisa menjadi lokomotif didesanya, untuk mengalokasikan sebagian dana tersebut untuk pengembangan pariwisata desa.  

"Disetiap desa, usaha wisata ini bisa mendatangkan bule, banyak yang mau dilihat, budaya tempatan. Cuma masalahnya, aksebilitas jalan kesana (desa, red) rusak," imbuhnya. 

Kemudian, diharapkannya membangun citra positif pariwisata dengan mengembangkan program pemasaran melalui teknologi informasi, brosur, manajemen visit Riau dan panduan wisatawan. 

Dalam pada itu, salah satu strategi promosi pariwisata tersebut katanya, dengan melibatkan mahasiswa Riau yang ada di Yogyakarta, Surabaya, Bandung dan Jakarta. "Mereka ini akan saya jadikan agen-agen pariwisata," bebernya. 

Khusus untuk objek wisata Rokan Hilir Bakar Tongkang yang sudah terkenal sampai ke manca negara, dia menyarankan agar dipayakan transportasi memakai pesawat. "Ke Bagan, iven Bakar Tongkang, jalan memakai mobil 4 jam, tapi kalau pakai pesawat, tingkat kunjungan bisa empat kali lipat," prediksinya. 

Dan pihaknya akan mengupayakan pertemuan dengan pihak maskapai penerbangan Air Asia, agar ada jadwal penerbangan satu bulan sebelum dan satu bulan setelah Bakar Tongkang, Jakarta-Dumai.

(Yan Faisal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar