Pemprov Riau Pesimis Realisasi APBD Bisa Diatas 80 Persen
Kamis, 30 Oktober 2014 15:55 WIB
PEKANBARU - Dengan waktu tersisa sekitar Dua bulan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau pesimis realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 bisa diatas 80 persen.
Hal itu diakui Asisten II Setdaprov Riau Wan Amir menjawab wartawan, Kamis (30/10) dikantornya. Dikatakan, hingga saat ini realisasi APBD Riau masih berkisar pada angka 40 persen.
"Kalau untuk mencapai diatas 80 persen itu saya kira sulit, karena waktu hanya tinggal sekitar Dua bulan lagi, karena yang anggarannya besar itukan pada fisik, dan itu tentunya harus melalui proses lelang, ini saya kira yang sulit untuk dilaksanakan," kata mantan Sekda Rokan Hilir ini.
Wan menjelaskan, dengan yang tersisa saat ini, realisasi APBD itu akan bisa ditambah melalui program kerja yang sifatnya tidak untuk pembangunan fisik yang anggarannya diatas Rp 200 juta dan pengerjaannya akan memakan waktu lama.
Seperti pelatihan, Workshop dan lainnya. "Sementara untuk kegiatan fisik, jika itu memakan waktu lama pengerjaannya, tentu tidak bisa dilaksanakan," pungkasnya.
Dia juga menyebut kalau berdasarkan laporan dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Riau, tender yang sudah berjalan baru sebesar satu triliun. "Yang sudah berjalan tetap diteruskan, namun yang belum perlu dipertimbangkan," katanya.
Meski demikian, Dia menyebut kalau Pemprov Riau saat ini terus melakukan koordinasi dengan satuan kerja (Satker) untuk menggesa realisasi APBD Riau Tahun 2014.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, H Djohermansyah Djohan memberikan PR kepada Pemprov Riau agar Pemprov Riau bisa merealisasikan APBD Tahun 2014 di atas 80 persen hingga akhir tahun ini.***(mcr-mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

