Penyaluran Raskin 2014 di Dumai Masih Gunakan Data Lama
Kamis, 16 Januari 2014 11:13 WIB
DUMAI - Penyaluran raskin pada 2013 lalu dilakukan sebanyak 6 kali pendistribusian kepada 9.423 kepala keluarga rumah tangga sasaran (RTS) dan untuk tahun ini, masih akan menggunakan data penerima 2013 lalu bekerjasama dengan pihak Perum Bulog setempat.
"Pelaksanaan penyaluran raskin tahun lalu sudah tuntas, tahun ini kita masih menggunakan data jumlah penerima yang lama, yaitu 9.423 kepala keluarga berdasarkan data dari badan pusat statistik," kata Kepala Dinas Sosial Kota Dumai Dermawan, Kamis (16/1/14).
Dikatakanya, program Raskin bagi keluarga kurang mampu ini, diberikan secara gratis kepada masyarakat penerima sebanyak 15 kilogram per bulan untuk selama setahun. Namun, pemerintah kota tetap menanggung pembiayaan raskin ini, yaitu sebanyak Rp 1.600 perkilonya.
"Biaya itu dibebankan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) setiap tahunnya dengan total anggaran Rp 2,7 miliar. Sejauh ini penyaluran raskin yang dikelola oleh Perum Bulog telah berjalan baik dan lancar, dan kita setiap tahunnya terus bekerjasama dan berkoordinasi agar program raskin ini sukses," katanya.
Pemkot Dumai, lanjut Dermawan, pada pendistribusian tahun 2013 lalu juga telah menyerahkan raskin ke 13, 14 dan 15 kepada seluruh masyarakat yang berhak menerima sesuai dengan ketentuan.
Untuk pelaksanaan program raskin tahun ini, pihaknya selain akan mengacu pada data lama, berkemungkinan juga akan melakukan verifikasi masyarakat penerima untuk melihat tingkat penurunan warga miskin yang ada di kota berpenduduk sekitar 290 ribu jiwa ini.
"Verifikasi data warga penerima raskin akan mengacu pada 18 item kriteria warga yang hidup dibawah garis kemiskinan, dan setelah dilakukan bisa saja RTS penerima berkurang atau malah bertambah," demikian Dermawan.***(die)
"Pelaksanaan penyaluran raskin tahun lalu sudah tuntas, tahun ini kita masih menggunakan data jumlah penerima yang lama, yaitu 9.423 kepala keluarga berdasarkan data dari badan pusat statistik," kata Kepala Dinas Sosial Kota Dumai Dermawan, Kamis (16/1/14).
Dikatakanya, program Raskin bagi keluarga kurang mampu ini, diberikan secara gratis kepada masyarakat penerima sebanyak 15 kilogram per bulan untuk selama setahun. Namun, pemerintah kota tetap menanggung pembiayaan raskin ini, yaitu sebanyak Rp 1.600 perkilonya.
"Biaya itu dibebankan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) setiap tahunnya dengan total anggaran Rp 2,7 miliar. Sejauh ini penyaluran raskin yang dikelola oleh Perum Bulog telah berjalan baik dan lancar, dan kita setiap tahunnya terus bekerjasama dan berkoordinasi agar program raskin ini sukses," katanya.
Pemkot Dumai, lanjut Dermawan, pada pendistribusian tahun 2013 lalu juga telah menyerahkan raskin ke 13, 14 dan 15 kepada seluruh masyarakat yang berhak menerima sesuai dengan ketentuan.
Untuk pelaksanaan program raskin tahun ini, pihaknya selain akan mengacu pada data lama, berkemungkinan juga akan melakukan verifikasi masyarakat penerima untuk melihat tingkat penurunan warga miskin yang ada di kota berpenduduk sekitar 290 ribu jiwa ini.
"Verifikasi data warga penerima raskin akan mengacu pada 18 item kriteria warga yang hidup dibawah garis kemiskinan, dan setelah dilakukan bisa saja RTS penerima berkurang atau malah bertambah," demikian Dermawan.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

