Penyaluran Raskin Terkendala Data di Dumai
Kamis, 26 Februari 2015 19:36 WIB
DUMAI - Pendistribusian jatah beras miskin (raskin) di Kota Dumai bagi ribuan Rumah Tangga Sasaran (RTS) hingga saat ini masih terkendala. Hal tersebut dikarenakan belum tuntasnya penyampaian data warga penerima dari Pemerintahan Kota Dumai.
Tommy Despalingga, Sub Devisi Regional Badan Urusan Logistik (Bulog) Dumai menyatakan, sejauh ini masih ada sebagian ataupun beberapa Kelurahan yang belum melaporkan data warga penerima, padahal data tersebut sangat dibutuhkan guna kepentingan pendataan pendistribusian raskin.
"Saat ini Surat Keputusan (SK) Pagu dari Walikota Dumai sudah ditandatangani, kami hanya tinggal menuggu verifikasi data dari Keluraha, kemudian nanti Dinas Sosial akan memberikan Surat Pengajuan Alokasi (SPA) Raskin ke Bulog, dan setelah itu baru raskin bisa disalurkan ke masyarakat langsung untuk 3bulan," katanya, Kamis (26/2).
Dikatakannya, stok beras di gudang Bulog saat ini masih ada sebanyak 9.000 ton dan jumlah tersebut masih akan bertambah. Tambahan beras tersebut akan segera didatangkan dari daerah Sulawesi sebanyak 3.000 ton.
Menurutnya stock tersebut sudah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Dumai untuk 8 bulan kedepan.
"Saya dapat meyakini bahwa stok beras kita saat ini dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Kota Dumai hingga 8 bulan kedepan, sebab sesuai data yang ada, Kota Dumai setiap bulannya menyalurkan Pagu Raskin sekita 141 ton perbulannya," katanya.
Dan ketika ditanyai mengenai kualitas beras, Bulog sendiri menjamin akan memberikan yang terbaik. Jikalaupun nantinya ada raskin yang rusak, Bulog siap menggantinya.
Pantauan Pesisir Pos, dalam penyaluran Raskin tahun 2015 ini, Dinas Sosial tetap berpatok dengan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TPN2K) tahun 2011 yang data tersebut juga dipakai pada tahun 2014 lalu yaitu sebanyak 9. 423 RTS.
Jatah Raskin yang akan diterima warga perima perbulannya masih tetap sama, yakni 15Kg perkepala keluarga. Dan hal tersenut diterima warga penerima seluruhnya secara cuma-cuma alias digratiskan, sebab segala macam biayanya ditanggung oleh Pemerintah Daerah.
Awal Maret, 9.423 RTS Terima Raksin
Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Sosial setempat memastikan proses penyaluran Beras Miskin (Raskin) akan mulai direalisasikan mulai awal Maret 2015 mendatang kepada 9.423 Rumah Tangga Sasaran ( RTS).
"Sejauh ini kita masih menunggu data Daftar Penerima Miskin (DPM) yang sedang diverifikasi di tingkat kelurahan, apakah ada warga yang pindah ataupun meninggal," kata Kadinsos ChairuddinAdnan, terpisah.
Apabila DPM di Kelurahan sudah diserahkan, lanjutnya, barulah Dinsos akan menyerahkan dan melanjutkan data DPA tersebut ke Perum Bulog.
"Lagi pula kita sudah memberikan surat edaran ke masing-masing Kelurahan bahwa pada Februari minggu keempat pihaknya sudah harus menyerahkan hasil verifikasi tersebut kepada Dinsos," paparnya.
Jadi, Chairuddin meminta agar Kelurahan dapat mempercepat penyerahan data tersebut, sebab apabila semakin cepat data tersebut diserahkan, maka akan semakin cepat pula proses penyaluran raskin untuk 3 bulan tersebut terealisasi ketengah masyarakat.
"Apalagi kondisi saat ini, harga beras akan menggalami kenaikan," jelasnya.
Untuk diketahui, jumlah penerima Raskin tahun 2015 ini tidak mengalami perubahan sebab masih tetap berpatok pada data TPN2K 2011, namun nama sipenerima bisa saja berubah yang dilihat dari tingkat perekonomian.
Chairuddin berharap, pada proses verifikasi ini tidak terjadi gejolak disaat penyaluran dan jangan sampai ada warga yang merasa tidak puas atau komplain.
"Dari beberapa kelurahan, sesuai informasi yang diterima, memang sedang sibuk melakukan tahap verifikasi data penerima Raskin dengan melibatkan Ketua Rukun Tetangga ( RT )," tutupnya.
(via/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

