Penyerahan Zakat Baznas Rp44 Juta Dilakukan Bupati Siak
Minggu, 15 Januari 2017 13:05 WIB
SIAK - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak menyalurkan zakat tahap III tahun 2016 senilai Rp447 juta di kecamatan Tualang, yang diserahkan langsung oleh Bupati Syamsuar di mesjid Al Muhajirin kelurahan Perawang.
Ketua BAZ kecamatan Tualang Zulhendri dalam laporannya, mengatakan, bahwa dana zakat sebesar Rp447 juta terbagi dalam dua pola yakni produktif dan konsumtif.
"Zakat produktif senilai Rp295 juta dari pertanian, peternakan dan perdagangan akan dibagikan kepada 74 mustahiq yang ada di delapan desa dan satu kelurahan di kecamatan Tualang. Masing-masingnya mendapat Rp800 ribu," kata Zulhendri.
Sedangkan zakat konsumtif sebesar Rp152 juta yang dibagi ke 190 orang mustahiq juga akan memperoleh Rp800 ribu per orang. Terdiri dari delapan kampung dan satu kelurahan.
Sementara itu Ketua Umum Baznas kabupaten Siak Abdul Rasyid, seperti dilansir dari antarariau.com menyampaikan bahwa Baznas adalah lembaga yang diakui oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
"Baznas sebagai lembaga nonstruktural adalah kordinator bagi lembaga amil zakat lainnya, agar mampu berkontribusi di bidang pembangunan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan melalui pengelolaan dana zakat," ucapnya.
Dia sebutkan, untuk total pendistribusian zakat tahap III tahun 2016 adalah sebesar Rp4,5 miliar, yang telah disalurkan ke mustahik yang ada di 14 kecamatan se-kabupaten Siak.
Pada kesempatan yang sama Bupati Siak Syamsuar mengharapkan usaha-usaha yang dilakukan oleh masyarakat Siak umumnya dan kecamatan Tualang khususnya bisa berkembang lebih maju dan bisa menjadi pembayar zakat (muzaki).
"Mulai dari tahun 2012 yang lalu hingga kini zakat yang telah terkumpul dan disalurkan ada sebanyak Rp25 miliar. Jumlah tersebut belum seberapa, jika masyarakat sadar dan mau membayar zakat, maka potensinya bisa mencapai Rp24 miliar pertahunnya," pungkas Syamsuar.
Dia pesankan bahwa dana zakat tersebut disalurkan untuk membantu biaya pendidikan, pertanian, peternakan, perdagangan dan lain-lain kepada masyarakat kurang mampu. Maka harus dimanfaatkan secara optimal.
"Pesan saya kepada bapak-Ibu yang menerima zakat hari ini agar selalu berusaha bersabar dan jangan tinggalkan sholat, sehingga usaha yang dibuat menjadi barokah," pesannya kepada masyarakat penerima zakat.
Dia minta semua mesjid di kabupaten Siak bisa memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ), sehingga ekonomi masyarakat dapat terbantu.
"Mesjid bukan hanya sebatas tempat ibadah saja, tetapi mesjid diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi bagi para umat atau jamaah, sesuai dengan potensi lokal yang tersedia," harapnya.
Turut hadir anggota DPRD Siak Masri, Sekcam Tualang Hendra Adi Nugraha, Lurah Perawang Raja Yudha, Kabag Humas dan Protokol Wan Saiful Efendi dan tokoh masyarakat kelurahan Tualang serta pengurus Baznas Kabupaten Siak.
(nal/ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Dihadiri Ketua Baznas RI, Bupati Bengkalis Ingin Pengumpulan Zakat Diperluas
-
Hukrim
Tersangka Korupsi Dana Zakat Baznas Dumai Tertangkap, Ini Sosoknya
-
Pendidikan
Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan Pendidikan dan Launching Buku Zakat
-
Sosial
Pemerintah Dukung Baznas Riau Meningkatkan Zakat
-
Sosial
Pekanbaru Bakal Jadi Model Program Cinta Zakat
-
Sosial
Bengkalis Berzakat, Baznas Gelar Tabligh Akbar Undang Ustadz Abdul Somad

