Program Asuransi Ternak Sapi Sepi Peminat di Kepulauan Meranti
Selasa, 28 Maret 2017 14:42 WIB
MERANTI - Program asuransi ternak sapi yang digagas Kementerian Pertanian untuk memberikan perlindungan atas kematian dan kehilangan sapi peternak di Kabupaten Kepulauan Meranti masih sepi peminat.
Malah sebagian peternak sapi tidak mengetahui adanya asuransi ternak sapi di Kepulauan Meranti tersebut. Demikian disampaikan Ifwandi, Kabid Peternakan Kepulauan Meranti, Senin (27/3/17) kemarin.
"Hingga saat ini belum ada satupun peternak yang mengasuransikan sapi-sapinya. Padahal, peternak akan mendapatkan jaminan jika ternak sapinya diasuransikan," katanya kepada wawrtawan di Selatpanjang.
Padahal kata dia, setiap ekor sapi bernilai premi Rp 200 ribu per tahun dengan peternak menyetor Rp 40 ribu atau 20 persen. Sedangkan selebihnya, Rp 160 ribu atau 80 persen menjadi kewenangan Kementerian Pertanian.
"Sebenarnya sangat membantu peternak dan kami hanya memfasilitasi saja, tapi sejauh ini para peternak sapi belum mengetahui adanya asuransi ini. Mudah-mudahan peternak segera mengetahuinya," ujar Ifwandi.
Sepinya peminat asuransi sapi di Meranti, kata dia, ini bisa disebabkan ketidaktahuan peternak ataupun masih enggannya peternak masuk asuransi karena harus membayar premi per bulan.
Dalam waktu dekat ini kata Ifwandi, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak asuransi untuk mempertanyakan terkait kuota asuransi peternak sapi untuk Meranti.
Pihaknya juga akan berupaya melakukan lobi ke asuransi Jasindo dan kementrian berharap Meranti akan mendapatkan jumlah yang akan diusulkan.
"Untuk kuota di Meranti saya belum tau, namun kita akan ajukan seluruh sapi di Meranti agar masuk asuransi. Populasi sapi di Meranti mencapai 5.518 ekor," ujarnya.
Terkait jumlah pertanggungan asuransi kata Ifwandi, per ekor sapi diberi pertanggungan sebesar Rp 10 juta. Uang itu akan diterima peternak jika sapi miliknya mati atau hilang.
Ia menjelaskan, kriteria peserta adalah skala usaha kecil yang mempunyai sapi betina minimal usia satu tahun. "Nanti semua sapi akan kita data agar peternaknya bisa menikmati asuransi ini," ujar Ifwandi.
(wal/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Tips Mudik Sehat, Aman, dan Terlindungi dari Super You by Sequis Online
-
Ekbis
Tips Finansial dari Sequis: THR Telah Tiba. Belanja atau Bayar Utang?
-
Kesehatan
Tips dari Sequis Agar Tetap Bugar Saat Sahur dan Buka Puasa
-
Ekbis
Sudah Bayar Premi Lalu Bagaimana Keberlangsungan Polis?
-
Ekbis
Mengenal Jalur Pemasaran Asuransi Bancassurance & Kinerja Sequis Financial
-
Ekbis
Sequis Giatkan Literasi Asuransi Untuk Nasabah di Tanjungpinang

