RAPP Bantu Pembangunan Masjid Sungai Paku Rp 574 Juta
Sabtu, 05 Oktober 2013 22:02 WIB
KUANSING, RIAUHEADLINE.COM- Kendatipun penyelesaian pembangunan mesjid Sungai Paku, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuansinh sempat terlambat dari rencana semula, namun PT.RAPP sebagai donatur pembangunan mesjid itu tetap komit akan merampungkannya hingga tuntas.
"Perusahaan tetap komitmen akan menyelesaikan pembangunannya sampai selesai, kendatipun sempat terlambat beberapa saat," ujar Askep SGR Estate RAPP, Herman kepada sejumlah wartawan Kamis (3/4/13) kemarin.
Keterlambatan penyelesaian pembangunan nya sebut Herman, bukanlah kesalahan dari RAPP, melainkan disebabkan oleh rekanan pelaksana yang ditunjuk oleh RAPP.
Pasalnya kata Herman, rekanan juga mengikat kontrak tersendiri lagi dengan pengurus mesjid diluar kontrak mereka dengan PT RAPP.
Contohnya, pengurus mesjid ingin menambah unsur tertentu di mesjid, yang sedang dibangun, rekanan menyetujuinya. Hal ini mengakibatkan terjadinya perubahan design awal. Karena terjadi perubahan design, tentu saja mempengaruhi waktu pelaksanaan pekerjaan. Karena sebelum dilanjutkan, unsur yang hendak diubah perlu didesign ulang serta dilakukan perencanaan anggaran biaya baru lagi.
" Ini setahu Kami ( perubahan design ) terjadi beberapa kali. Masalahnya pihak PT RAPP tidak bisa mempengaruhi kontrak kerja rekanan dengan pengurus mesjid terkait adanya unsur-unsur yang akan diubah atau ditambah, karena itu merupakan hak dan kewenangan mereka,"ujarnya.
Namun demikian ujarnya, perubahan design tersebut mempengaruhi penuntasan pekerjaan mesjid. Sebenarnya kata Herman, pihaknya sudah memberi teguran kepada rekanan itu, terkait kontrak denganPT RAPP. Karena pihaknya meyakini, perubahan design akan memperpanjang waktu pelaksanaan." Hal inilah yang terjadi saat ini,"ujarnya.
Herman juga menambahkan, dana PT RAPP yang telah digelontorkan untuk pembangunan mesjid tersebut bukan Rp 274 juta, melainkan sudah Rp 574 juta. Bahkan saat itu, Herman memperlihatkan bukti dokumen pencairan dana untuk kegiatan pembangunan mesjid kepada segenap wartawan.
" Kita punya dokumen mengenai usulan dari desa Sungai Paku, untuk bantuan dana dan dokumen pencairan dananya ini bukti nya kita semua lengkap, bukan Rp274 juta, tapi Rp574 juta," ungkap Herman sambil menunjukan bukti dokumen dan kuitansi pencairan kepada wartawan.
Sementara itu Media Relation RAPP lainya, Disra Alldrick menambahkan, bahwa tidak ada sedikitpun niat perusahaan untuk memperlambat penuntasan pembangunan mesjid, bahkan jika perlu dapat dilakukan secepatnya, buktinya perusahaan mensupport pembangunan mesjid dengan bantuan dana.
" Kalau perusahaan menginginkan tugas membantu masyarakat selesai, warga juga senang dengan program bantuan yang diberikan perusahaan,sebenarnya PT RAPP berpendirian makin cepat makin baik," pintanya.***(dri)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pergerakan Harga Minyak Sawit Dunia Mengalami Fluktuasi pada Awal Februari 2026
-
Lingkungan
Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Mempura, Masyarakat Diminta Waspada
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Hukrim
Polisi Kehutanan Gakkum Riau Usut Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Blok Ukui
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner

