• Home
  • Sosial
  • Rohil Peringkat ke-2 Kasus HIV/AIDS di Riau

Rohil Peringkat ke-2 Kasus HIV/AIDS di Riau

Senin, 28 Oktober 2013 23:01 WIB

BAGANSIAPIAPI - Wakil Bupati Rokan Hilir H.Suyatno yang juga selaku ketua BNK Kabupaten Rokan Hilir mengaku resah terhadap banyaknya kasus HIV/AIDS di Rokan Hilir. Pasalnya jumlah kasus HIV/AIDS saat ini meningkat sebanyak 87 orang, bahkan dari jumlah tersebut Rokan Hilir peringkat kedua seprovinsi Riau dalam kasus HIV AIDS.

Wabup mengatakan, meningkatnya kasus penderitaan penyakit HIV AIDS yang berada di kabupaten Rokan Hilir membuat, pemkab Rohil resah dan harus segera melakukan solusi dan upaya agar penyebaran penyakit yang mematikan tersebut bisa teratasi.

Pasalnya, saat ini penderita penyakit HIV AIDS yang berada di lingkungan kabupaten Rokan Hilir sudah makin bertambah, kini penderita penyakit HIV/AIDS mencapai  87 orang, mayoritas penderita penyakit HIV/AIDS tersebut adalah berasal dari kaum perempuan. Bahkan saat ini penderitan penyakit HIV AIDS yang berada di kabupaten Rokan Hilir sudah mencapai peringkat ke-2 seprovinsi Riau.

Dikatakan dia, kebanyakan penderita penyakit HIV/AIDS tersebut berasal dari beberapa kecamatan yang berada dilingkungan kabupaten Rohil seperti, kecamatan Bagan Senembah, Kecamatan Pasir Limau Kapas tidak tertutup kemungkinan di daerah-daerah lain juga terkena virus yang mematikan. 

Menurutnya, sejauh ini Badan Narkotika Kabupaten Rokan Hilir bersama komisi penangulagi AIDS tersebut melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar. Upaya yang di lakukan tersebut agar bisa menguragi penyebab serta dapat mengurangi penderita penyakit VIRUS HIV AIDS tersebut. 

Wabup Rohil H. Suyatno berharap melalui sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat di harapkan dimasa yang akan datang tidak ada lagi warga kita yang terkena virus tersebut.

Wabup juga menghimbau kepada seluruh orang tua yang berada di lingkungan kabupaten Rokan Hilir, untuk tetap senangtiasa mengawasi tingkah laku anak-anaknya  dan jagan sampai-sampai mengunakan Norkoba seperti sabu-sabu,ganja dan lain-lainya.Hal itu bertujuan demi masa depan generasi bangsa kabupaten Rokan Hilir.***(Jarmain)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar