TRC dan Damkar BPBD Rohul Latihan Bersama dengan Basarnas Pekanbaru
Kamis, 06 Februari 2014 18:41 WIB
PASIRPANGARAIAN - Personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Rokan Hulu ikuti latihan bersama dengan Basarnas Pekanbaru di Kantor BPBD Rohul, Kamis (6/2/14).
Latihan bersama ini melibatkan tiga instruktur dari Basarnas Pekanbaru dan atlet dari Persatuan Olahraga Selam Indonesia (POSI) Riau. Tujuan lain kegiatan adalah upaya mencapai target agar Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul menjadi BPBD terbaik di Provinsi Riau 2016.
Kepala Pelaksana Harian Operasi Basarnas Pekanbaru Kornelis mengungkapkan latihan yang diikuti 40 petugas TRC dan Damkar BPBD Rohul merupakan upaya membangun kesepahaman dalam penanggulangan bencana dan penyelamatan korban bencana.
"Petugas harus cekatan. Jangan sampai maksudnya kita mau menolong, tapi malah kita yang ditolong orang. Saat terjadi bencana, petugas harus mengedepankan safety," kata Kornelis di sela-sela kegiatan.
Pada pelatihan itu, kata Kornelis, peserta akan diberi materi Water Rescue (penyelamatan di air), Medical First Responder (pertolongan pertama bencana). Sedangkan untuk bencana longsor bisa melakukan Collapse Structure (deteksi korban longsor yang tertimbun tanah).
Sementara, Kepala BPBD Rohul Aceng Herdiana mengatakan tujuan latihan bersama adalah upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan. Semua petugas meski mengetahui tugasnya.
"Ini juga sebagai bentuk komitmen BPBD Rokan Hulu untuk menjadi terbaik tahun 2016 mendatang," jelas Aceng.
Diakuinya, latihan bersama dengan Basarnas Pekanbaru merupakan upaya mensinergikan visi misi dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Rohul.***(zal)
Latihan bersama ini melibatkan tiga instruktur dari Basarnas Pekanbaru dan atlet dari Persatuan Olahraga Selam Indonesia (POSI) Riau. Tujuan lain kegiatan adalah upaya mencapai target agar Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul menjadi BPBD terbaik di Provinsi Riau 2016.
Kepala Pelaksana Harian Operasi Basarnas Pekanbaru Kornelis mengungkapkan latihan yang diikuti 40 petugas TRC dan Damkar BPBD Rohul merupakan upaya membangun kesepahaman dalam penanggulangan bencana dan penyelamatan korban bencana.
"Petugas harus cekatan. Jangan sampai maksudnya kita mau menolong, tapi malah kita yang ditolong orang. Saat terjadi bencana, petugas harus mengedepankan safety," kata Kornelis di sela-sela kegiatan.
Pada pelatihan itu, kata Kornelis, peserta akan diberi materi Water Rescue (penyelamatan di air), Medical First Responder (pertolongan pertama bencana). Sedangkan untuk bencana longsor bisa melakukan Collapse Structure (deteksi korban longsor yang tertimbun tanah).
Sementara, Kepala BPBD Rohul Aceng Herdiana mengatakan tujuan latihan bersama adalah upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan. Semua petugas meski mengetahui tugasnya.
"Ini juga sebagai bentuk komitmen BPBD Rokan Hulu untuk menjadi terbaik tahun 2016 mendatang," jelas Aceng.
Diakuinya, latihan bersama dengan Basarnas Pekanbaru merupakan upaya mensinergikan visi misi dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Rohul.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

